BerandaTradisinesia
Senin, 25 Mei 2025 10:01

Alas Ketonggo, Saksi Bisu Prabu Brawijaya Lepas Semua Atribut Kerajaan Majapahit

Alas Ketonggo, salah satu lokasi yang diyakini jadi jejak terakhir Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit. (Linktree/Maupiknikkemana)

Di Alas Ketonggo, Prabu Brawijaya melepas atribut Kerajaan Majapahit, termasuk ageman (pusaka) dan rasukan, sebelum mengasingkan diri ke Gunung Lawu.

Inibaru.id – Jika kita menilik sejarah, Majapahit runtuh pada 1527, nggak lama setelah Kesultanan Demak bangkit dan menguasai sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Raja terakhirnya adalah Girindrawardhana Dyah Ranawijaya atau juga yang dikenal dengan sebutan Bhre Keling.

Meski begitu, jika kita menilik Babad Tanah Jawi dan Wewahaning Serat Pararaton, disebutkan pula bahwa raja terakhir Majapahit adalah Prabu Brawijaya V. Nah, kisah-kisah tentang Prabu Brawijaya V inilah yang disebut sebagai babak keruntuhan Majapahit.

Nggak hanya dalam bentuk karya sastra, cerita tentang Prabu Brawijaya juga muncul dalam bentuk beberapa tempat yang dikeramatkan warga. Selain Pantai Ngobaran di Gunungkidul dan Gunung Lawu, ada lokasi lain yang disebut-sebut pernah disinggahi Prabu Brawijaya V pada masa-masa akhir Majapahit, yaitu Alas Ketonggo yang ada di Ngawi, Jawa Timur.

Hutan yang juga dikenal dengan nama lain Alas Srigati ini bisa kamu temukan di Desa Babadan, Kecamatan Paron. Konon, sebelum terus mengasingkan diri ke Gunung Lawu usai Majapahit runtuh, Prabu Brawijaya melepas semua benda dan atribut yang terkait dengan statusnya sebagai raja di tempat tersebut.

“Sejumlah ageman (pusaka) hingga rasukan yang sebelumnya melekat di tubuh Prabu Brawijaya V konon dilepas di Alas Ketonggo ini,” ucap Arif Sunardianto, salah seorang praktisi spiritual di Alas Ketonggo sebagaimana dinukil dari Espos, Minggu (14/7/2024).

Peziarah mandi di Alas Ketonggo. (Agus Sulistyo)

Kalau kamu mampir ke sana, bakal menemukan Petilasan Palenggahan Agung Srigati yang ditemukan pada 1963. Di tempat itu, selain menemukan punden, terdapat sejumlah benda-benda yang diyakini sebagai peninggalan Prabu Brawijaya V seperti payung kerajaan, tombak, serta payung mahkota, Millens.

Di Alas Ketonggo juga terdapat Kali Tempur Sedalem. Di aliran sungai itulah, konon Prabu Brawijaya mandi sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Lawu.

“Sekarang banyak peziarah datang untuk mandi atau berendam di Kali Tempur Sedalem pada malam satu Sura,” lanjut Arif.

Terdapat pula Petilasan Watu Dakon yang berupa bebatuan yang mirip dengan alat permainan tradisional dakon. Petilasan ini diyakini jadi lokasi persinggahan para selir Prabu Brawijaya V. Selain itu, ada juga Punden Kori Gapit yang jadi tempat persinggahan para prajuritnya.

Terkait dengan apakah cerita-cerita ini benar atau nggak, memang masih perlu studi yang lebih mendalam. Yang pasti, hingga sekarang, Alas Ketonggo rutin didatangi peziarah dari berbagai daerah. Kamu sendiri, tertarik untuk melihatnya secara langsung, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: