BerandaPasar Kreatif
Selasa, 10 Apr 2023 14:00

Roastery, Bisnis Sangrai Kopi yang Nggak Kalah Menjanjikan dari Coffee Shop

Coffee roastery milik Muttaqin yang terletak di Desa Sidomulyo, Gunungwungkal, Kabupaten Pati. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Kendati kurang terlihat mentereng dibanding coffee shop, bisnis sangrai kopi yang biasa disebut roastery sejatinya nggak kalah menjanjikan dalam industri minuman bercita rasa getir ini.

Inibaru.id - Kopi menjadi komoditas menjanjikan di Indonesia. Industri ini terus berkembang dan memberikan keuntungan, terutama yang berhubungan dengan coffee shop. Belakangan, selain kedai kopi, lini bisnis perkopian yang tengah naik pamor adalah coffee roastery.

Sedikit informasi, coffee roastery adalah tempat untuk memproses biji kopi mentah (green bean) yand didapatkan langsung dari petani atau prosesor menjadi kopi sangrai (roasted bean). Kopi sangrai inilah yang nantinya didistribusikan ke coffee shop untuk dibikin jadi minuman seperti latte, espresso, dll.

Dalam bisnis kopi, roastery dan coffee shop adalah dua mata rantai yang memegang peranan yang sama-sama penting dan saling berkaitan. Muttaqin, pemilik coffee roastery asal Kabupaten Pati bilang, kenikmatan kopi buatan barista di coffee shop bahkan bergantung pada proses roasting-nya.

“Mau sejago apa pun seorang barista, kalau kopi nggak bagus, cita rasanya juga nggak akan keluar secara maksimal,” terang pemuda yang gemar bertopi tersebut kepada Inibaru.id, belum lama ini.

Muttaqin memamerkan skill-nya di balik meja barista di coffee shop miliknya. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Muttaqin adalah seorang barista trainer yang berasal dari Desa Sidomulyo, Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Terjun di dunia perkopian sejak 2014, lelaki yang memiliki coffee roastery cum coffee shop itu menyebutkan, menyangrai dan menyeduh adalah dua hal penting yang nggak bisa dipisahkan.

“Dalam 100 persen kenikmatan secangkir kopi, roastery punya peran 30 persen, sementara barista cuma 10 persen. Lebih dari itu adalah peran petani dan prosesor kopi,” bebernya.

Karena memiliki peran yang penting, Muttaqin menambahkan, keterampilan me-roasting kopi nggak bisa dilakukan semua orang. Menurutnya, seorang penyangrai atau roaster harus mempunyai skill dan jam terbang yang cukup tinggi.

“Skill dan jam terbang yang mumpuni sangat diperlukan agar hasil roastingan bagus serta sesuai dengan yang diinginkan,” tuturnya.

Target Pasar Lebih Luas

Seorang coffee roaster tengah memeriksa biji kopi. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Berbeda dengan coffee shop yang target pasarnya adalah para penikmat kopi, target roastery jauh lebih luas, yang juga mencakup para pebisnis kopi, termasuk di dalamnya pemilik coffee shop. Selain itu, Muttaqin mengungkapkan, dia juga menyasar para penikmat yang suka bikin kopi rumahan sendiri.

"Target utama adalah kedai kopi. Selain itu juga penikmat kopi rumahan yang memilih beli roasted bean dari roastery secara langsung," kata dia.

Luasnya cakupan pasar roastery diakui Muttaqin menjadi berkah tersendiri untuknya. Menurut dia, menggeluti bisnis coffee roastery sangatlah menguntungkan. Sebagai gambaran, dia bisa meraih omzet mencapai lebih dari Rp2 juta per hari lewat bisnis ini.

"Modal awal saya dulu Rp500 ribu, berjuang mengembangkan coffee roastery sejak 2014. Sekarang dalam sehari bisa roasting biji kopi sampai 250 kilogram," beber Muttaqin. "Tinggal dikalikan saja dengan jasa roasting dan grinding (giling) kopi sebesar Rp9.000 per kilogram."

Sisi outdoor coffee shop milik Muttaqin. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Lebih lanjut, Muttaqin menjelaskan, untuk saat ini keuntungan bersih bisnis roastery masih lebih besar ketimbang coffee shop miliknya yang sehari-hari rata-rata meraih pendapatan kotor pada kisaran Rp2-3 juta.

“Untuk penghasilan bersih setelah dikurangi ongkos tenaga dan operasional, keuntungan coffee roastery bisa sampai 70-80 persen. Sementara, keuntungan coffee shop berkisar antara 50-60 persen saja,” akunya.

Hm, terdengar menggiurkan, bukan? Namun demikian, Muttaqin nggak menampik bahwa bisnis roastery juga cukup tricky. Selama bertahun-tahun menjalani usaha ini, dia mengaku sudah ada beberapa kendala yang dihadapinya.

“Selain itu, biaya listrik dan perawatan mesin roasting juga perlu bujet tinggi, lo!” tandasnya, diikuti tawa yang berderai.

Bisnis yang menarik ya, Millens? Namun, untuk mencapai level yang sama dengan Muttaqin, agaknya butuh skill dan jam terbang yang mumpuni, ya? Yuk, bisa, yuk! (Rizki Arganingsih/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: