BerandaPasar Kreatif
Kamis, 18 Jul 2018 14:00

Ellbent, Si Limbah yang Tanggulangi Limbah

Ellbent. (balieksbis.com)

Siapa bilang limbah cangkang telur nggak berguna? Buktinya, sekelompok mahasiswa UGM berhasil menciptakan penyerap limbah logam berat menggunakan cangkang telur.

Inibaru.id - Apa yang akan Sobat Millens lakukan dengan cangkang telur? Kemungkinan besar pasti akan langsung dibuang ke tempat sampah. Betul nggak? Berbeda halnya dengan sekelompok mahasiswa UGM, Yogyakarta. 

Mereka menggunakan cangkang telur untuk menciptakan produk yang bisa menyerap limbah logam berat. Kreatif!  Mereka adalah Muhamad Khairi Mahfudz (Fakultas Peternakan 2017), Frida Prasetyo Utami (Fakultas Biologi 2017), dan Sigit Fitriyanto (Fakultas MIPA 2015) yang mejadi penggagas produk inovatif tersebut.

Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Nurliyani, M. S., ketiganya mengolah limbah cangkang telur ayam yang belum banyak dimanfaatkan masyarakat. Olahan limbah ini diberi nama Eggshell Absorbent atau Ellbent. Wah, bagaimana ya prosesnya?


Cangkang telur ayam. (kabartani.com)

Proses 

Mengutip ugm.ac.id (16/7/2018), pembuatan produk tersebut dilakukan dengan mengolah cangkang telur dalam sejumlah proses, seperti dihaluskan, dioven, dan diaktivasi. Selanjutnya, bubuk cangkang telur ayam dikemas dalam kantung teh agar lebih praktis.

Menggunakan produk hasil dari cangkang telur tersebut, penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil positif. Dengan tekstur pori dan kandungan kalsium karbonat, bubuk cangkang telur ayam dapat menyerap dan mengikat logam berat seperti kadmium. Bahkan tingkat efektivitas produk ini mencapai 90.25 persen.

Ide ini berawal dari keprihatinan Mahfudz dkk akan pencemaran limbah logam berat dari industri batik di sana. Pasalnya, dalam produksi pembuatan batik mayoritas produsen menggunakan pewarna sintesis yang mengandung kadmium. Meski kadarnya kecil namun tetap berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, Millens.

Para pelaku industri batik juga nggak berbuat banyak karena untuk mengolah limbah dibutuhkan biaya yang nggak sedikit.

Eggshell Adssorbent atau Ellbent dalam kemasan. (ugm.ac.id)

Nah, Ellbent ini jelas lebih terjangkau dibanding bahan pengolah limbah lainnya. Inovasi ini mendapat perhatian Dikti berupa pengucuran dana hibah melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta 2018.

Wah, semoga bisa diaplikasikan dalam skala yang lebih besar ya. (IB05/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: