BerandaPasar Kreatif
Kamis, 22 Feb 2023 17:57

Persiapan Cosplayer Sebelum Mengikuti Lomba, Apa Saja?

Cosplayer karakter gim Genshin Impact yang keren abis! (Facebook/Rahman Abdul Rachman)

Sebelum tampil mengikuti lomba atau festival cosplay, seorang cosplayer harus mempersiapkan beberapa hal ini. Apa saja?

Inibaru.id - Seri manga Jepang My Dress-Up Darling mengajari saya bahwa untuk meng-cosplay suatu karakter, banyak hal yang harus dipikirkan. Pertimbangannya nggak hanya pilihan kostum, tapi juga bahan yang dipakai, tingkat kesulitan, hingga karakter sosok yang kita perankan.

Oya, untuk yang belum tahu, My Dress-Up Darling adalah manga romcom populer karya Shinichi Fukuda yang bercerita tentang perajin boneka hina bernama Wakana Gojo yang menjadi teman dekat Marin Kitagawa, teman sekelasnya yang populer, karena Marin bersedia membuatkannya kostum.

Marin adalah seorang cosplayer. Keduanya makin dekat setelah Wakana juga mendandani Marin, memilihkan aksesori, bahkan menemaninya belanja serta menghadiri event cosplay. Nah, selama pembuatan kostum, manga ini banyak mengulas detail persiapan pembuatan hingga pemilihan bahannya.

Semula, saya pikir ini hanya ada di cerita manga. Namun, saat menyambangi sebuah event kompetisi cosplay di Semarang akhir Januari lalu dan bertukar cerita dengan beberapa coser (singkatan untuk cosplayer), saya jadi tahu bahwa persiapan untuk melakukan cosplay amatlah panjang.

FYI, cosplay adalah kependekan dari costum dan play. Istilah ini dipakai untuk menyebut hobi mengenakan kostum yang terinspirasi oleh karakter dalam gim, komik, atau anime. Pehobinya disebut cosplayer atau disingkat coser.

Karena memadukan antara kostum dengan sosok tertentu, seorang cosplayer harus mendalami karakter yang dia perankan. Inilah yang tersulit. Selain itu, cosplayer biasanya juga harus meng-custom kostumnya sendiri serta "mempermak" tampilannya agar terlihat semirip dengan sosok tersebut.

Persiapan yang Diperlukan

Totalitas kostum dan properti yang Rafa kenakan saat lomba cosplay. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Muhammad Zidayni atau lebih akrab disapa Lord Rafa, salah seorang cosplayer Semarang, pun berbagi cerita apa saja yang harus dia siapkan untuk meng-cosplay suatu tokoh tertentu. Apa saja?

1. Kostum

Saya temui di sebuah lomba cosplay di Semarang belum lama ini, Rafa yang hari itu memerankan Sandalphon dari gim Blue Fantasy mengungkapkan kostum adalah hal terpenting yang harus dipersiapkan sebagai seorang cosplayer.

Untuk kostum, cowok 24 tahun tersebut memilih membuat sendiri segala perlengkapannya. Kendati membutuhkan waktu yang relatif lebih lama ketimbang memesan ke custom maker, Rafa mengatakan, bikin kostum sendiri membuatnya bisa menekan bujet lebih besar.

“Butuh waktu 1,5 bulan untuk bikin kostum yang aku pakai ini. Semuanya, termasuk aksesori seperti pedang dan armor, juga bikin sendiri; lebih ngirit dibanding sewa atau pakai jasa custom maker,” kata dia sembari mematut diri dengan kostum bersayap putih bikinannya.

Menurut Rafa, cosplay adalah hobi yang mahal, jadi sebisa mungkin dia menekan anggaran. Untuk kostum Sandalphon yang dia kenakan, misalnya, lelaki asal Ngaliyan, Semarang, itu menghabiskan dana hingga Rp800 ribu.

2. Mekap

Kostum dan mekap sesuai karakter sangat menunjang penampilan cosplayer. (Facebook/Lavencia Alexa Rafaesis)

Untuk memerankan sosok tertentu dengan sempurna, Rafa harus mengubah wajahnya menjadi semirip mungkin dengan sosok tersebut. Salah satu caranya adalah dengan mekap. Sebelum tampil, lelaki yang jadi cosplayer sejak 2016 itu mengaku butuh waktu berjam-jam untuk mekap.

"Aku mekap sendiri setiap mau tampil, hasil dari belajar otodidak via internet," bebernya bangga. “Sebetulnya ada, sih, make up artist yang open commission di venue dengan fee Rp50ribu-100 ribu, tapi aku lebih senang mekap sendiri.”

3. Menghayati Karakter

Seperti yang saya katakan di atas, menurut Rafa, cosplayer juga perlu menghayati karakter yang bakal dia perankan. Nah, agar bisa mendalami karakter dengan baik, dia mengaku selalu memilih karakter yang benar-benar dia sukai dan cocok dengan kepribadiannya.

“Penting untuk memilih karakter yang 'gua banget'. Harus baca backstory karakter itu juga serta terus berlatih memerankannya agar semakin menghayati sosok tersebut," aku Rafa.

3. Menyiapkan Mental

Potret keluarga bahagia para cosplayer dari anime Spy x Family. (Facebook/Lavencia Alexa Rafaesis)

Karena tujuan akhir dari cosplay adalah untuk tampil di muka publik, menurutnya, menyiapkan mental juga perlu dilakukan. Rafa yang sudah bolak-balik mengikuti kompetisi cosplay pun merasa perlu terus melakukannya.

"Tiap mau tampil, saya masih nervous, kok," ungkap Rafa, lalu tersenyum. "Menurut saya, deg-degan itu wajar, bahkan bagus, karena itu bukti bahwa kamu udah niat!"

4. Mengecek Ulang

Menurut Rafa, hal terakhir yang nggak boleh dilupakan saat meng-cosplay adalah mengecek ulang seluruh penampilan kita sedetail mungkin hingga detik-detik terakhir sebelum maju ke atas panggung. Dia juga mengingatkan, pastikan kostum dan aksesori terpasang sempurna dan nggak mudah copot saat melakukan aksi.

"Jangan melakukan kesalahan fatal seperti saya," celetuknya, lantas terbahak-bahak. "Pernah suatu kali wig (rambut palsu)-ku copot pas pose. Aksesori juga pernah lepas saat melakukan aksi."

Duh, malu banget pastinya ya? Ha-ha. Penting dicatat nih untuk kamu yang pengin jadi cosplayer profesional seperti Lord Rafa ini, Millens! (Rizki Arganingsih/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: