BerandaPasar Kreatif
Rabu, 16 Des 2025 13:45

Peluang Event Lari Semarang 10K Menyamai Level Borobudur Marathon

Peserta yang mengikuti Semarang 10K saat melintasi Jalan Pemuda. (Sundara/Inibaru.id)

Semarang 10K kini menjadi event yang dinanti para pelari. Mungkinkah ibu kota Jateng ini memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan lomba lari yang lebih besar, setara Borobudur Marathon?

Inibaru.id - Digelar dengan ribuan peserta tiap tahun, kompetisi lari "Semarang 10K" kian dikenal luas oleh masyarakat dan menjadi salah satu event prestisius di Indonesia. Salah satu daya tariknya adalah karena event ini digelar di pusat kota dan melintasi kawasan heritage di Kota Lama.

Tahun ini, event yang diinisiasi Pemkot Semarang bersama Harian Kompas ini baru saja selesai digelar pada Minggu (14/12/2025) lalu tersebut bahkan dikabarkan membuat cukup banyak peserta gagal turut serta karena kuota telah habis.

Meski penambahan kuota terus dilakukan setiap tahunnya, penyelenggara mengatakan bahwa tiket yang tersedia selalu ludes terjual. Antusiasme masyarakat ini pun memunculkan satu pertanyaan menarik; sudah bisakah menyetarakan Semarang 10K dengan Borobudur Marathon di Magelang?

Perwakilan penyelenggara yang merupakan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantiyo menilai, Kota Semarang mempunyai kapasitas yang memadai untuk menggelar event lari setara Borobudur Marathon lantaran akses menuju kota ini lebih mudah dibanding Magelang.

Peserta Semarang 10K yang telah mencapai garis finish. (Inibaru.id/ Sundara)

"Kalau Magelang saja bisa, kenapa Semarang tidak?" ujarnya, Minggu (14/12). "Akses ke Semarang mudah dijangkau, ada bandara, stasiun kereta, hingga akses jalan tol. Rasanya tidak sulit untuk mendatangkan belasan ribu pelari juga."

Selain infrastruktur yang memadai, akomodasi dan tempat penginapan di Kota Semarang juga nggak menjadi kendala. Kota ini menawarkan beragam pilihan rute bagi pelari, karena terbagi atas wilayah dataran rendah dan tinggi.

"Semarang punya potensi besar (menyamai level Borobudur Marathon yang telah menjadi ikon bagi warga Magelang dan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan UMKM serta perekonomian," ungkapnya.

Menjadi Penggerak Sport Tourism

Setali tiga uang, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti pun mengakui betapa besarnya antusiasme masyarakat untuk mengikuti event lari tahunan yang telah digelar selama enam kali berturut-turut ini. Dia bahkan meminta penyelenggara untuk menambah kuota lagi tahun depan.

Menurutnya, selain bermanfaat untuk kampanye gaya hidup sehat, Semarang 10K juga telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Lunpia. Event ini, dia mengatakan, terbukti menjadi penggerak sport tourism yang nyata.

Berdasarkan data, peserta yang mengikuti event ini sebagian besar berasal dari luar Kota Semarang. Agustina mengatakan bahwa Pemkot Semarang sangat terbuka dan mendukung penuh penyelenggaraan berbagai event serupa maupun kegiatan olahraga lain selama memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Menurut saya, event ini sudah bagus. Kuota (peserta) saja yang kurang banyak, selain itu tidak ada masalah; hadiah besar dan kategori pun beragam, mulai dari internasional, nasional, hingga anak-anak," ujar Agustina.

Peserta Semarang 10K yang berhasil mencatatkan waktu tercepat untuk menaik podium. (Inibaru.id/ Sundara)

Menjadi peserta Semarang 10K belakangan ini diakui Martius, salah seorang peserta, memang nggak mudah. Lelaki 37 tahun itu mengaku beruntung bisa mendapatkan kuota untuk event yang mengambil rute di sepanjang jalan protokol di Kota ATLAS hingga Kota Lama tersebut.

"Setelah berkali-kali kehabisan kuota, akhirnya sekarang bisa ikut. Jadi, ini perdana," tutur Martius nggak lama setelah memasuki garis finish, Minggu (14/12). 'Semarang 10K ini seru karena jalurnya datar dan nyaman untuk berlari."

Mengikuti Semarang 10K untuk kali pertama, Martius mengatakan belum berani mengejar podium. Untuk saat ini, tujuannya adalah mengejar catatan pribadi saja. Sehari-hari, dia memang rutin berlari. Bermula dari keinginan untuk menurunkan berat badan, kini lari menjadi rutinitas yang pantang ditinggalkan.

"Target finish saya kurang dari 70 menit. Tadi tercapai!" sebutnya sebelum meninggalkan venue.

So, apakah Semarang 10K bisa selevel dengan Borobudur Marathon? Dengan penyelenggaraan event yang baik, kemungkinan itu tentu saja sangat besar. Namun, untuk yang satu ini, biarlah waktu yang menjawabnya ya, Gez! (Sundara/E10).

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: