BerandaPasar Kreatif
Selasa, 25 Jul 2022 17:34

'Melawan' Pasar Daring, Pusat Perbelanjaan Kembali Tebar Umpan

Pengelola mal akan memperhatikan pelayanan dan kenyamanan pengunjung. (Inibaru/Triawanda Tirta Aditya)

Sejak pandemi, mal dan pusat perbelanjaan sepi pengunjung. Kini pengelola mal akan meningkatkan pelayanan agar bisa menarik kembali pengunjungnya.

Inibaru.id - Dua tahun dibekap pandemi Covid-19 menuntut kita untuk bisa beradaptasi dengan keadaan. Sempat ada anjuran untuk sebisa mungkin melakukan aktivitas di rumah saja, kita pada akhirnya menemukan cara untuk bertahan. Salah satunya adalah soal cara berbelanja.

Dahulu, berbelanja identik dengan datang ke toko, medorong troli, membayar dengan uang tunai, dan membawa tas belanjaan ke rumah. Kini, membeli barang bisa kita lakukan hanya dengan rebahan di kasur.

Sebagian orang bilang kemudahan berbelanja ini sebagai berkah pandemi. Namun, tahukah kamu, ada beberapa pihak yang merugi karena semakin banyaknya orang berbelanja via daring. Mereka adalah orang-orang yang bekerja di tempat perbelanjaan seperti mal.

Ya, meski ancaman virus corona sudah nggak semengerikan dulu dan perekonomian perlahan pulih, banyak orang malah keterusan belanja hanya dengan ponsel di tangan.

“Pandemi membuat sebagian masyarakat beralih berbelanja secara daring di marketplace. Berdasarkan catatan APPBI, diperkirakan 20 persen masyarakat Indonesia saat ini memilih tetap berbelanja daring kendati semakin banyak mal yang kapasitasnya telah dibuka 100 persen,” terang Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja pada Senin (25/7/2022).

Menurut Alphonzus, 20 persen masyarakat tersebut adalah mereka yang menganggap mal dan pusat perbelanjaan sekadar tempat membeli barang. Itulah kenapa keberadaan mal bisa digantikan dengan toko daring.

Mal Miliki Fungsi Lain

Ilustrasi: Selain untuk membeli barang, orang datang ke mal untuk berjalan-jalan. (Inibaru/Triawanda Tirta Aditya)

Padahal, saat orang mengunjungi mal, ada banyak hal lain yang bisa dilakukan. Coba ingat-ingat, selain membeli barang, untuk apa lagi kamu datang ke mal, Millens?

Ya, di mal kita bisa menonton bioskop, berkencan, mengajak keluarga berkumpul, bermain, atau sekadar makan. Pengalaman seperti itulah yang sejak pandemi Covid 19 hilang.

“Mal dan pusat perbelanjaan juga memiliki fungsi lain, yaitu tempat untuk mencari hiburan, rekreasi, dan sebagainya. Karena itulah tugas pengelola mal dan pusat perbelanjaan saat ini untuk berinovasi meningkatkan experience dan journey pengunjung,” ujarnya.

Agar ada pengalaman yang berkesan pada setiap pengunjung mal, sudah pasti pengelola harus memberikan pelayanan yang baik serta kenyamanan berbelanja yang nggak didapat saat berbelanja daring.

“Di mal itu pengunjung melakukan shopping, bukan sekadar buying things. Aktivitas shopping itu harus dirancang agar memberikan pengalaman yang menyenangkan,” jelas Alphonzus.

Nah, menurut kamu, mampukah mal dan pusat perbelanjaan di Indonesia kembali bangkit dan manarik kembali pengunjungnya? Kita lihat saja, ya! (Medcom/IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: