Waspadai Galon Berbahan Plastik PET yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Waspadai Galon Berbahan Plastik PET yang Berbahaya Bagi Kesehatan
Galon air minum dengan bahan plastik PET berbahaya bagi kesehatan. (Klikdokter)

Ada banyak galon yang beredar di sekitar kita terbuat dari bahan plastik PET. Namun, sebuah  penelitian membuktikan bahan tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Inibaru.id – Sebagian warga Indonesia membeli air minum dari wadah galon berbahan plastik Poly Ethylene Terephthalate (PET). Wadah galon ini cukup praktis karena bisa diisi ulang di depot pengisian air minum atau ditukar dengan galon dan air yang baru. Tapi, belakangan ada kabar bahwa galon tersebut berbahaya. Apakah hal ini benar?

Guru Besar Bidang Pemrosesan Pangan Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) Anton Cahyo Kumoro menyatakan bahwa plastik PET berbahaya dan nggak dianjurkan dipakai untuk menyimpan air minum. Dia menyebut bahan kimia dari wadah air tersebut berpotensi menyebabkan penyakit.

Bahan kimia tersebut adalah antimony trioxide (SbO3) atau yang kerap disebut sebagai antimon. Bahan ini termasuk logam berat dan bisa tercampur dengan air minum yang ditempatkan di dalam wadah galon tersebut. Proses ini bisa terjadi jika wadah galon air minum terpapar sinar matahari cukup lama.

“Antimon ini lebih cepat migrasinya ke dalam produk pangan jika terpapar sinar matahari dibandingkan dengan BPA,” jelas Anton.

Galon air minum yang sering terpapar sinar matahari langsung berisiko terkontaminasi antimon. (Akuratnews)
Galon air minum yang sering terpapar sinar matahari langsung berisiko terkontaminasi antimon. (Akuratnews)

Hal yang sama juga diungkap oleh peneliti dari Jurusan Teknologi Pangan Institut Petanian Bogor bernama Nugraha Edi Suyatma. Dia memastikan kalau sudah ada penelitian yang membuktikannya.

“Sudah ada laporan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa plastik PET yang digunakan untuk botol air di Eropa dan Kanada ditemukan migrasi antimon,” ungkap Nugraha.

Bisa Sebabkan Keracunan

Cukup banyak wadah galon air minum dari bahan PET yang terpapar sinar matahari secara langsung selama di perjalanan dengan kendaraan darat. Bahkan, banyak toko yang menjualnya dengan cara ditempatkan di bagian depan etalase. Otomatis, wadah galon ini sering terpapar suhu tinggi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Rowell dan rekannya, jika pemanasan wadah galon air minum berbahan PET akibat terpapar sinar matahari berlangsung sampai 12 hari, maka kadar antimon (Sb), Arsen (As), serta Tl bakal meningkat dengan signifikan hingga melampaui standar aman yang ditetapkan oleh US Environmental Protection Agency (US EPA).

Nah, jika tubuh mengonsumsi antimon dalam jumlah yang banyak, efeknya bagi kesehatan nggak main-main, Millens. Nggak hanya sakit kepala, pusing, hingga depresi, kamu juga bisa muntah-muntah parah selama beberapa hari karena tubuh mengalami efek keracunan. Kalau nggak segera dibawa ke dokter, risikonya bahkan bisa berujung kematian.

Lalu, apa solusi untuk menghindarinya? Cobalah untuk memilih wadah galon air minum yang nggak dibuat dari bahan plastik PET. Andai sulit mencarinya, cobalah setidaknya membeli galon air minum di toko yang menempatkan wadah air tersebut di bagian dalam atau yang tidak terpapar sinar matahari langsung.

Memang membutuhkan sedikit effort, sih. Tapi selalu ingat, semua itu demi menjaga kesehatan diri sendiri! (Sua,Tri,Jpn/IB09/E10)