BerandaPasar Kreatif
Jumat, 1 Feb 2018 04:28

Indrakila, Keju Boyolali Rasa Internasional

Pabrik Keju Indrakila (Kompasiana.com)

Disebut sebagai Kota Susu, Boyolali kini memilki pabrik pembuat keju pertama di Jawa Tengah. Noviyanto. Mempunyai keinginan menyejaterahkan peternak sapi, kini ia menjadi pengusaha yang sukses.

Inibaru.id- Siapa di antara Sobat Millens yang suka minum susu? Pasti tahu kan kota penghasil susu. Yap, Boyolali. Tau nggak, sebagai kota susu, Boyolali sekarang memilki pabrik pembuat keju pertama di Jawa tengah lho. Wah!

Namanya Noviyanto, seorang pemuda asal Boyolali terinspirasi mengolah susu hasil ternak sapi perah warga lantaran melihat adanya panen susu yang melimpah akan tetapi tidak dibarengi dengan pemanfaatan yang maksimal. Alhasil produksi susu terbuang gara-gara kelebihan produksi.

Dikutip dari Antaranews.com (20/05/15) pembuatan keju tersebut berawal dari kerja sama antara Pemkab Boyolali dengan Jerman yang sebelumnya melakukan penelitian produksi susu di Boyolali.
"Saya ketika itu mendampingi tenaga ahli dari Jerman dan sebagai tenaga penerjemah," kata Noviyanto yang mengaku mulai bisnis mengolah keju sejak 2009.

Pria yang akrab disapa Novi ini mengatakan dirinya terlibat dalam Lembaga Donor Pemerintah Jerman tersebut yang bernama Deutscher Entwicklungs Dient (DED) yang memberikan pelatihan soal pemanfaatan susu di Boyolali. Melalui program tersebut ia mengatahui dasar membuat keju.

Novi mencari tambahan modal dari teman-temannya ketika memulai usaha pembuatan keju. Kemudian pada tahun 2009, ia merintis pabrik keju dengan nama Indrakila.

Baca juga:
Dari Tangan Agam, Tercipta Kerajinan Kayu Bernilai Tinggi
Goutzilla, Hobi Afi Jadi Rezeki

Kenapa dinamakan Indrakila ? seperti yang ditulis dalam indonesiaenterpreneur (09/10/14) Noviyanto mengambil dari kisah pewayangan. Indrakila merupakan tempat Arjuna berdoa sebelum perang melawan Kurawa. Jadi inti dari pemakaian nama tersebut adalah sebagai tempat untuk berdoa. Ia menganggap usaha pembuatan keju ini adalah bagian dari doanya. Selain itu nama Indrakila juga lebih mudah diingat dan diucapkan oleh lidah orang asing, daripada kata yang memakai huruf konsonan mati di belakangnya. Wah, jadi tahu kalau pemiliknya orang jawa ya Millens.

Pabrik yang berlokasi di Dukuh Karangjati, Karanggeneng, Boyolali, Jawa Tengah, ini mampu memproduksi setidaknya 50 kilogram (kg) keju per hari. Hingga saat ini keju Indrakila sudah mempunyai 9 varian, beberapa di antaranya seperti mozzarella freshmozzarella kuning, feta olive oilfeta chilimountain chili, dan boyobertBoyobert merupakan jenis keju seperti camembert, tapi ia sengaja rubah namanya dari gabungan kata Boyolali dancamembert. Tiga jenis keju yang sudah mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dipasarkan secara ritel ke supermarket, yaitu mozarela, keju keraf, dan keju feta.

Oh ya, lantaran ingin menyejahterakan peternak di sana, pria berusia 33 tahun ini memasok bahan baku susu segar dari Koperasi Serba Usaha (KSU) di Boyolali. Ia memberikan harga susu lebih tinggi daripada harga susu di pasar.

"Sekarang, yang saya lakukan masih kecil dampaknya untuk Boyolali. Kota ini menghasilkan 110 ton susu tiap hari, sedangkan saya baru manfaatkan 0,5 ton per hari," ungkapnya dalam Kompas.com (03/05/2013)

Keju buatan Novi sudah dipasarkan hingga ke Bali, Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Selain dijual ritel, kebanyakan pembeli berasal dari pemilik restoran atau usaha yang membutuhkan keju sebagai pelengkap. Harganya berkisar Rp 85.000-Rp 135.000 per kg, tergantung jenis dan jumlah pembelian. 

Baca juga:
Bordir Kawalu, dari Kota Kecamatan ke Pasar Internasional
Dea Valencia, Pengusaha Muda yang Mempekerjakan Penyandang Disabilitas

Dari bisnis keju lokal ini, jebolan Arsitektur Universitas Muhammadiyah Solo ini bisa mencetak omzet rata-rata Rp 60 juta sebulan. Wow!

"Tahun depan, saya targetkan bisa mencapai ratusan juta sebulan," ujarnya optimistis.

Berkat kerja kerasnya ini, Noviyanto terpilih menjadi salah satu penerima anugerah Satu Indonesia Awards 2012 yang digagas Astra International. Selamat kepada Novi! Sobat Millens terinsprirasi menjadi “Novi” selanjutnya? (SR/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: