BerandaPasar Kreatif
Sabtu, 2 Nov 2018 13:00

Geliat Industri Jamu di Era Modern

Makuta Jamu Cafe. (Inibaru.id/ Clara Ariski)

Karena makin rendahnya minat masyarakat untuk minum jamu, Seno Budiono, pemilik Makuta Jamu Cafe memutuskan untuk menyulap jamu jadi hidangan modern yang cocok untuk lidah anak muda seperti es krim dan kopi. Selain itu, berkat interior kafe yang indah dan nyaman, pelanggan jadi betah menikmati jamu bersama teman dan keluarga sambil mengobrol.

Inibaru.id – Sebagai generasi ke-2 pemilik perusahaan Nyonya Meneer, Seno Budiono ingin jamu tetap eksis di kalangan anak muda. Dia memutuskan untuk membangun tempat minum jamu yang lebih modern. Idenya tertuang dalam kafe jamu, Makuta. Di sini kamu bisa menikmati jamu yang diolah menjadi es krim, lo.

Interior cafe yang moderen dan klasik. (Inibaru.id/ Clara Ariski)

Karena mengusung konsep modern, cara mengolah jamu juga modern. Jika dahulu jamu dijemur di bawah sinar matahari, kini bahan cukup dioven. Selain lebih higenis, warna, rasa dan nutrisi jamu lebih terjaga. Menurutnya, rasa es krim bakal lebih enak lantaran nutrisi bebas dari paparan sinar UV. Jadi nggak heran jika 2-3 gram jamu sudah lebih poten dan manjur dari takaran jamu yang dulu. Wuih.

“Jamu nggak punya efek samping, asalkan diolah dengan benar dan dosisnya pas. Bisa tiap hari, anytime, tapi dibuat ringan saja seperti teh,” paparnya.

Selain mengelola kafe, Pak Seno juga fokus dalam produksi teh kemasan dan minyak rambut. Produk-produk ini didistribusikan ke toko-toko di Semarang dan sekitarnya.

Minyak rambut dari jamu untuk menjaga kesehatan dan kilau rambut. (Inibaru.id/ Clara Ariski)

Subur Namun Minim Tanaman Lokal

Mencari bahan baku jadi tantangan tersendiri bagi usaha ini. Meskipun Indonesia memiliki tanah yang subur, beberapa bahan baku sudah mulai sulit ditemukan.

“Paling mudah dicari kunyit dan jahe. Yang paling sulit adalah Meniran, karena tumbuh liar. Sayangnya, di Indonesia nggak ada budidaya. Rencananya ke depan adalah melakukan budidaya secara organik, terutama bahan-bahan yang langka. Kalau nggak dilakukan bisa hilang dan volumenya tidak cukup jika diolah dalam skala industri,” ujar Seno kepada Inibaru.id.

Untungnya sudah ada tanaman jamu yang dulunya liar, tapi mulai dibudidayakan seperti daun kelor. Tampaknya masyarakat sudah mulai sadar akan manfaat daun ini. Untuk mendapatkan bahan baku, Seno bekerjasama dengan para petani.

Gimana? Tertarik melestarikan budaya minum jamu dengan cara asyik? Datang saja ke Makuta Jamu Cafe. Eits, ajak teman-teman dan keluarga juga ya. (Clara Ariski/E05)

Makuta Jamu Cafe Semarang

Alamat        : Gang Pinggir No.38, Kranggan, Semarang Tengah, Kota Semarang

Jam Buka    : 10.00–22.00 WIB

Harga menu: Rp 7.000 s.d. Rp 42.000

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: