BerandaKulinary
Jumat, 2 Agu 2018 08:00

Supaya Dietmu Sukses, Lakukan Hal-Hal Ini Saat Mengolah Makanan

Buah dan sayuran yang segar adalah makanan terbaik untuk program dietmu. (simonbaynes.net)

Mengolah makanan untuk program diet itu gampang kalau tahu caranya. Yuk, terapin tips-tips ini supaya badanmu sehat dan bugar.

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, menurunkan berat badan adalah hal yang susah. Nggak jarang mereka mati-matian diet dengan pola yang salah. Hasilnya, bukan berat badan yang turun, mereka justru menjadi sakit.

Nah, supaya dietmu efektif, kamu perlu tahu apa saja yang baik dan buruk untuk kamu konsumsi. Apa saja yang harus dilakukan?

  1. Pilih Protein Rendah Lemak

https://www.mommyrepublic.in/wp-content/uploads/2017/02/cheese-eggs-fish-and-red-meat.jpg

Protein bisa kamu peroleh dari bahan-bahan makanan ini (mommyrepublic.in)

Selain mengurangi karbohidrat, kamu perlu menambah konsumsi makanan tinggi protein, sebab zat tersebut membantu meningkatkan proses metabolisme, termasuk pembakaran lemak. Protein juga membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna sehingga kamu bakal merasa kenyang lebih lama.

Oya, nutrisi ini bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi daging, ikan, kedelai, dan telur.

  1. Ganti Karbohidrat dengan Karbohidrat Kompleks

http://grainternational.com/cms/chennaiwebstores/action/uploades/7f1a05bef468abae3aaf5cc648f565bb.jpg

Umbi-umbian bisa menjadi pengganti nasi (grainternational.com)

Nasi mengandung kadar gula yang tinggi. Kalau kadar gula ini kamu konsumsi secara berlebihan, bukan nggak mungkin berat badanmu akan naik dengan cepat. Selain itu, kamu juga berisiko terkena diabetes.

Nah, untuk meminimalisasi risiko ini, sebaiknya ganti nasi putihmu dengan nasi merah. Kamu juga bisa menggantinya dengan umbi-umbian seperti kentang, ubi jalar, singkong, dan talas. Nggak jauh berbeda dengan protein, umbi-umbian bakal membantumu kenyang lebih lama lantaran termasuk karbohidrat kompleks.

  1. Gunakan Minyak yang Sehat

http://www.berkeleywellness.com/sites/default/files/field/image/iStock-576732962_field_img_hero_988_380.jpg

Minyak zaitun (berkeleywellness.com)

Saat memasak, nggak jarang kita menggunakan minyak goreng berulang kali. Padahal, ini memicu risiko meningkatnya kolesterol jahat dan kanker. Selain itu, kita juga bisa terkena stroke dan serangan jantung jika meneruskan kebiasaan ini. Duh, ngeri ya!

Untuk mengurangi risiko tersebut, sebaiknya ganti minyakmu dengan minyak yang sehat, misalnya minyak zaitun. Jenis minyak zaitun ada beberapa macam. Ada yang digunakan untuk menambah rasa, ada pula yang digunakan untuk menumis. Kamu bisa membelinya sesuai kebutuhanmu.

Terus, perlukah menghindari gorengan? Hm, tentu saja! Mengonsumsinya sesekali nggak masalah, dengan catatan minyak yang dipakai menggoreng bukan minyak bekas. 

  1. Kontrol Penggunaan Bumbu

http://www.totalfood.com.ar/images/blog/xconsejos-de-como-manipular-los-alimentos-en-el-hogar.jpg.pagespeed.ic.i2PJRApAoB.jpg

Perhatikan komposisi bumbu masak. (totalfood.com)

Bumbu masak memegang peranan penting dalam dietmu. Jangan bilang kamu lagi diet kalau pecel yang kamu santap masih disertai bumbu yang melimpah atau saladmu banyak mengandung susu dan mayones. FYI, nggak jarang kalori dalam bumbu justru lebih besar ketimbang makanan utama yang kamu santap, lo!

Untuk menyiasati ini, kamu harus mencari tahu bahan-bahan apa saja yang bisa menjadi pengganti bumbu masakanmu. Misalnya, kamu bisa mengganti kacang tanah dengan kacang almond untuk bumbu pecel.

Gimana, Millens? Untuk lebih jelasnya, cobalah untuk berkonsultasi dengan ahli gizi dan nutrisi, ya! (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: