BerandaKulinary
Kamis, 4 Sep 2019 14:50

Satai Ayam Berkuah, Resep Khas Pekalongan yang Perlu Kamu Praktikkan

Satai ayam berkuah khas Pekalongan. (Satepakyahya)

Orang Pekalongan yang sedang berada di perantauan pasti pernah mengalami kangen masakan kampung halaman. Salah satu makanan yang bikin kangen mungkin satai ayam kuah. Daripada galau, coba bikin sendiri, yuk.

Inibaru.id – Bicara tentang kuliner Pekalongan, sebagian orang mungkin akan langsung teringat nasi megono. Padahal, selain nasi megono, ada kuliner lain yang patut kamu coba jika mengunjungi kota batik ini yakni satai ayam kuah. Jika Pekalongan terlalu jauh dari tempatmu, coba bikin sendiri dengan resep berikut ini yuk.

Bahan-bahan

  • 300 gram daging ayam, potong kecil-kecil
  • Tusuk satai
  • Kecap manis
  • Sambal rawit
  • Bawang goreng

Bumbu halus 1:

  • 3 siung bawang putih
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • ½ sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh merica

Kuah:

  • 500 mililiter santan segar
  • 1 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan

Bumbu halus 2:

  • 4 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 2 sentimeter kemiri
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh merica butiran

Cara membuat:

  1. Campurkan daging dengan bumbu halus 1 dan marinasi selama 30 menit agar meresap dengan sempurna.
  2. Ambil potongan daging lalu atur setiap tusuk satai dengan tiga atau empat potong daging.
  3. Bakar daging hingga matang dan kering. Sesekali balik agar daging matang secara merata. Jika sudah matang, sisihkan.
  4. Siapkan wajan dan minyak untuk menumis bumbu halus 2. Jika tumisan sudah berbau wangi, masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Tunggu hingga layu, lalu sisihkan.
  5. Tuang santan ke dalam panci, lalu masukkan bumbu yang sudah ditumis. Rebus santan hingga mendidih, lalu matikan kompor.
  6. Letakkan satai di piring, lalu guyur dengan kuah dan kecap. Supaya makin berselera, tambahkan pula bawang goreng di atasnya. Satai ayam kuah siap dinikmati.

Dengan daging sebanyak 300 gram, satai ini bisa kamu nikmati bersama empat orang. Kangenmu ke Pekalongan pun bisa diobati.

Eh, kalau di tempatmu belum ada satai ayam kuah, nggak ada salahnya untuk menjadikan makanan ini sebagai bisnis baru. Siapa tahu, banyak yang doyan dan kamu pun berkontribusi melestarikan masakan tradisional. Perut kenyang, hati pun senang! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: