BerandaKulinary
Selasa, 18 Des 2023 09:05

Menikmati Hangatnya Lumpia Basah Pak Elok Magelang

Lumpia Basah Pak Elok Magelang. (Magelangekspress)

Lumpia basah Pak Elok Magelang selalu diburu pembeli karena harganya murah dan selalu disajikan dalam kondisi hangat. Seperti apa ya keistimewaannya?

Inibaru.id – Nggak hanya sop senerek kuliner khas Magelang yang bisa kamu cicipi. Di sana, kamu juga bisa mencicipi Lumpia Basah Pak Elok. Meski tempat jualannya sangat sederhana, jajanan yang satu ini cukup populer di kalangan masyarakat lokal maupun pelaku wisata kuliner, lo.

Bukan warung atau kios, Lumpia Basah Pak Elok dijual di sebuah gerobak kecil. Salah seorang pengelola tempat jualan tersebut, Ismail, mengaku sudah mangkal dengan gerobak tersebut di Jalan Daha, Kota Magelang sejak 2015 lalu. Sebelumnya, dia jualan keliling Kota Magelang. Tapi, kini dia memilih untuk berjualan di satu tempat yang sama sepanjang pukul 17.00 sampai 21.00 WIB.

Laki-laki berusia 21 tahun ini adalah cucu dari perintis usaha lumpia basah ini, yaitu Mbah Suyanto. Beda dengan Ismail yang kini tinggal di Kota Magelang, Mbah Suyanto dulu tinggal di Muntilan.

“Kalau mbah saya dulu jualannya keliling pada 1960-an. Usahanya lalu dilanjutkan anaknya, Pak Elok dan saya, cucunya,” ujar Ismail sebagaimana dilansir dari Radarmagelang, Senin (11/12/2023).

Dia pun menjelaskan alasan mengapa lumpia basah jualannya selalu diburu pembeli. Selain isiannya yang gurih karena terdiri atas rebung, tauge, sayur, hingga telur, kulit lumpianya yang lembut dan juga bumbu rempah yang sudah jadi resep keluarga turun-temurun juga terus digunakan sehingga membuat lumpia ini istimewa.

Lumpia basah Pak Elok Magelang disajikan dalam kondisi hangat. (Radarmagelang/Nofi Triyanti)

Apalagi, lumpia ini selalu disajikan hangat sesuai dengan pesanan pembeli. Setiap kali ada yang memesannya, Ismail akan segera memasaknya dengan anglo. Hal ini berbeda dengan sebagian penjual lumpia lain yang biasa menjajakan lumpia dingin, Millens.

“Lumpianya hangat dan sedikit lebih basah. Ada bedanya dengan lumpia khas Semarang,” jelas Ismail.

Hal terakhir yang bikin lumpia ini selalu laris adalah harganya yang terjangkau. Bagaimana nggak, per biji lumpia hanya dibanderol Rp6 ribu. Kalau kamu pengin lumpia dengan isian telur, harganya juga hanya Rp8 ribu. Gara-gara hal inilah, Ismail mampu menjual setidaknya 150 biji lumpia setiap kali jualan.

“Enak lumpianya. Dijualnya juga dalam kondisi hangat, jadi cocok dimakan pas malam atau pas musim hujan seperti sekarang ini,” ungkap salah seorang pelanggan, Eko.

Mungkin kamu sudah terbiasa makan lunpia khas Semarang yang kriuk dan renyah karena digoreng. Nah, sekali-sekali kamu juga wajib menjajal lumpia Pak Basah Pak Elok ini ya, Millens. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: