BerandaKulinary
Sabtu, 27 Sep 2024 17:00

Mencicipi Kelezatan Siomay Kang Tunji Sleman, Isiannya Berukuran Besar

Siomay Kang Tunji di Sleman, DIY. (X/Jogjamakanterus)

Siomay Kang Tunji disebut-sebut punya bumbu kacang yang unik. Bentuk siomaynya juga terkadang beda dari siomay pada umumnya karena berukuran besar.

Inibaru.id – Kebanyakan orang berpikir jika siomay yang dijual di mana-mana rasanya sama saja. Padahal, anggapan ini nggak tepat, lo. Banyak siomay yang memiliki rasa lebih istimewa dari siomay lainnya. Salah satunya adalah Siomay Kang Tunji yang bisa kamu temukan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasi pastinya ada di Jalan Babarsari Nomor 14, Tambakbayan, Caturtunggal, Depok. Dari pusat Kota Yogyakarta yang ada di ujung selatan Jalan Malioboro, jaraknya adalah 14 kilometer ke arah timur laut.

Memangnya, apa sih keistimewaan dari tempat makan ini? Kalau menurut ulasan akun X @jogjamakanterus yang memang kerap membahas kuliner khas Yogyakarta, Siomay Kang Tunji punya keunikan pada bumbu kacangnya yang beda dari bumbu kacang yang ditemukan di penjual siomay lainnya. Bentuk siomaynya juga unik.

Ada bentuk siomay yang nggak umum. Jadi lucu dan bikin penasaran. Bumbunya creamy, gurih, dan nggak kasar. Tambahan kecap dan sambalnya juga bikin rasa siomay jadi lebih mantap,” tulis akun tersebut pada cuitan yang diunggah pada (9/9/2024).

Nggak hanya akun pengulas kuliner, sejumlah pengulas di Google juga mengungkap banyak hal positif dari tempat ini. Apalagi, ukuran siomay dan bakso tahu yang disajikan di sana cukup besar sehingga cukup mengenyangkan untuk siomay biasanya.

Tempat makan Siomay Kang Tunji. (Google Street View)

Harga siomaynya per satuan bervariasi dari Rp2 ribu, Rp3 ribu, dan Rp5 ribu. Telurnya Rp3 ribu. Menu lain juga Rp2 ribu. Yang pasti siomay ikannya cukup terasa dengan tekstur cukup lunak. Bumbu kacangnya enak. Gurih dan manisnya pas,” tulis pengulas Adhe Rahadian yang datang ke tempat tersebut pada Agustus 2024.

Siomay di tempat ini juga bisa kamu atur level kepedasannya, lo. Keunggulan lain yang bikin Siomay Kang Tunji didatangi banyak anak orang, khususnya anak muda adalah nggak perlu membayar parkir kendaraan.

Meski begitu, warung yang buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB ini tempatnya kecil. Hanya tersedia tiga meja dengan masing-masing 4 kursi di setiap meja. Artinya, kalau mau makan di tempat dan kamu kebetulan datang pada jam sibuk, bakal mengantre lumayan lama hanya agar bisa duduk.

Biasanya sih, semakin sore, khususnya jelang matahari tenggelam dan setelah maghrib. Pada jam tersebut, banyak orang yang akhirnya datang untuk memesan untuk dibungkus dan dibawa pulang saja.

Gimana, masih tertarik kan untuk mencicipi lezatnya Siomay Kang Tunji? Yuk kapan kita wisata kuliner ke sana, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: