BerandaKulinary
Selasa, 22 Apr 2019 11:43

Nggak Hanya Gudeg, Yogyakarta Juga Punya Satai Kere

Satai kere saat dibakar. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Meski dijuluki sebagai "Kota Gudeg", Yogyakarta juga punya banyak makanan khas lainnya. Salah satunya satai kere. Kamu bisa menjumpainya di Pasar Beringharjo.

Inibaru.id – Mengunjungi sebuah kota kurang lengkap rasanya kalau nggak menjajal makanan khasnya. Berwisata kuliner di suatu kota bisa jadi satu alternatif bagimu. Makanan khas bisa juga menjadi respresentasi bagi kota yang kamu kunjungi,

Nah, kalau kebetulan kamu berkunjung ke Yogyakarta, kamu nggak akan kehabisan ide untuk berwisata kuliner. Seakan menjadi surganya kuliner, banyak makanan khas yang menunggu untuk kamu icipi.

Meski disebut sebagai Kota Gudeg, nggak hanya gudeg kok yang bisa kamu santap. Cobalah mencicipi satai kere. Kamu bisa menjumpainya di Pasar Beringharjo.

Satai kere siap disantap. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Penjual satai kere di Pasar Beringharjo hanya menggelar lapak sederhana. Cukup dengan panggangan kecil dan tampah sebagai tempat satai yang sudah dibakar. Namun saat satai-satai itu dibakar, dijamin perut bakal keroncongan karena harumnya.

Ada dua jenis satai kere yang bisa kamu pesan. Satai daging atau satai gajih. Keduanya sama-sama dari sapi. Satai daging dihargai Rp 5 ribu pertusuknya sedangkan satai gajih dihargai Rp 5 ribu per tiga tusuk.

Nggak perlu khawatir kurang kenyang. Di sana juga disediakan ketupat sebagai pelengkap kok. Kalau pengin tambah pedas, kamu juga bisa request potongan cabai rawit di atas sataimu.

Satai kere daging sapi. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Rasa satai kere cenderung manis, khas Yogyakarta banget. Bumbu-bumbu rempahnya pun begitu terasa. Baik satai daging maupun satai gajih, keduanya sama-sama empuk dan nggak bikin seret. Oya, penjual satai kere di Pasar Beringharjo nggak menjual minuman ya, Millens. Jadi kamu harus siap-siap bawa minum sendiri.

Kalau kamu berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa melipir sejenak untuk mencoba satai kere ya! Dijamin bikin ketagihan. Ha-ha! (Mayang Istnaini/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: