BerandaKulinary
Senin, 19 Apr 2020 17:00

Kenali 7 Tanda Kamu Sudah Konsumsi Kafein Terlalu Banyak

Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein bisa berbahaya bagi tubuh, lo. (Pixabay)

Bagi banyak orang, kopi dan teh adalah minuman yang wajib ada saat bekerja, belajar, atau mengobrol. Hanya, jika dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan dampak kurang baik bagi kondisi tubuh, lo.

Inibaru.id - Beberapa orang mengandalkan kopi dan teh sebagai sumber energi saat bekerja. Namun, mengonsumsi kopi dan teh terlalu banyak akan membuat kadar kafein meningkat di dalam tubuh. Ini bisa menimbulkan berbagai masalah bagi kesehatan seperti adiksi, tekanan darah tinggi, dan lain-lain. Lalu, bagaimana cara mendeteksi kalau kamu minum terlalu banyak kafein dalam sehari?

Berikut adalah tanda-tanda bahwa tubuh sudah terlalu banyak mengonsumsi kafein.

1. Jantung Berdebar-debar

Eits, bukan jantung berdebar karena cinta lo ya. (Pixabay)

Kafein merupakan stimulan alami bagi sistem saraf yang bisa meningkatkan detak jantungmu. Jika terlalu banyak mengonsumsinya, akan mengakibatkan palpitasi jantung atau jantung berdebar-debar.

2. Hiperaktif

Terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat membuatmu susah untuk tenang. (Pixabay)

Kafein dapat memicu pelepasan hormon seperti adrenalin. Ini akan membuatmu gelisah, resah, dan nggak bisa diam atau hiperaktif. Kalau kamu sering mengetuk-ngetukkan kaki, memainkan jemari, atau bangkit dari kursi dan bergerak tanpa kamu mengerti alasannya, bisa jadi kamu sudah terlalu banyak mengonsumsi kafein.

3. Lebih Sering ke Toilet

Bisa boros tisu toilet kalau begini! (Pixabay)

Minuman berkafein umumnya bersifat diuretik. Artinya, minuman ini bisa membantu mengeluarkan cairan dalam jumlah berlebih dari dalam tubuh. Jadi, kamu bakal sering bolak-balik ke toilet. Ini memang nggak akan bikin tubuhmu dehidrasi. Tapi, kalau tanda ini sudah kamu alami, coba kurangi dulu asupan kafeinmu.

4. Perut Bermasalah

Hm, apa kamu nggak kasihan sama perutmu? (Pixabay)

Minuman berkafein bersifat asam, sehingga dapat menstimulasi sistem pencernaan yang bikin perutmu mulas, mual, dan diare. Bahkan, dalam beberapa kasus, kafein yang berlebihan dapat memicu kram perut. Oleh karena itu, perempuan yang sedang dalam masa menstruasi disarankan untuk mengurangi konsumsi kopi.

5. Merasa Cemas dan Gelisah

Mau melepas stres malah tambah stres. (Pixabay)

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaanmu sehingga kamu akan merasa cemas, gemetar, gugup, dan berpikir terlalu cepat. Jika kamu terlalu banyak mengonsumsinya, akan memperparah gejala gangguan kecemasan. Bahkan, secara nggak langsung, kamu juga akan mengalami peningkatan kadar stres!

6. Heartburn

Gejala <i>heartburn </i>nggak ada hubungannya dengan jantung, meskipun namanya <i>heart</i>. (Freepik)

Selain menimbulkan masalah pada pencernaan, sifat asam pada kopi bisa menimbulkan gejala heartburn. Heartburn terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala ini ditandai dengan sensasi panas seperti terbakar di dalam dada setelah minum kopi.

7. Kurang Tidur

Jam istirahatmu jadi kacau kalau seperti ini. (Unsplash)

Jika dikonsumsi di waktu yang dekat dengan waktu tidur, kafein akan membuat kita susah tidur. Kita pun akan mengalami masalah kurang tidur dan kurang berenergi saat bangun keesokan harinya. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk nggak lagi mengonsumsi minuman berkafein saat sore atau malam hari demi mencegah hal ini.

Berapa batas aman konsumsi kafein per hari?

Jangan berlebihan. Minum kopi atau teh secukupnya saja ya, <i>Millens</i>. (Pixabay)

Menurut Mayo Clinic, batas aman konsumsi kafein per hari adalah 400 mg untuk orang dewasa. Angka ini setara dengan empat cangkir kopi, sepuluh kaleng cola, atau dua minuman energi. Jumlahnya memang berbeda-beda karena kadar kafein di setiap minuman nggak bisa disamaratakan.

Batas konsumsi ini juga bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Apalagi bagi mereka yang sensitif terhadap kafein. Ada yang mengonsumsinya sedikit saja namun sudah cukup untuk memicu gelaja-gelaja di atas.

Supaya tubuh tetap bugar saat beraktivitas, mulai sekarang konsumsi minuman berkafein secukupnya saja ya, Millens. (IDN/MG27/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: