BerandaKulinary
Selasa, 13 Mei 2019 15:49

Jarang Ditemukan, Bucu Jadi Pengganjal Perut yang Mengenyangkan

Bucu yang dimakan bersama lodeh bongkrek dan tahu. (Wasdhi.blogspot)

Pada masa penjajahan, bucu menjadi bentuk pelarian masyarakat Batang, Jawa Tengah mengatasi rasa lapar. Kini, meski jarang dijumpai, makanan ini kadang masih dijual di pasar tradisional. Seperti apa rasanya?

Inibaru.idMillens, adakah nasi di rumahmu? Jika kamu masih bisa menyantap nasi hari ini, itu menjadi salah satu hal yang patut kamu syukuri. Seiring dengan diimpornya beras, bahan makanan ini mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Harganya pun masih bisa dijangkau semua kalangan. Bayangkan seandainya kamu hidup di masa penjajahan, menyantap nasi adalah sebuah kemewahan.

Pada masa itu pula, masyarakat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memilih bucu sebagai pengganjal perut. Bucu terbuat dari singkong yang diparut, kemudian dikukus. Supaya makan makin lahap, sayur lodeh bongkrek (tempe gembus) dan sambal kacang jadi pelengkapnya. Rasanya? Hm, mirip nasi! He-he.

http://4.bp.blogspot.com/-6JBhPaDwzl0/UqExnx7PP9I/AAAAAAAAAOM/hcwCh7iPYv4/s1600/Image0413.jpg

Bucu menjadi panganan alternatif pada zaman penjajahan. (wasdhi.blogspot)

Kini, bucu nggak selaris dulu. Kendati nggak lagi memiliki banyak peminat seperti dulu, bucu bukannya nggak ada, lo. Kalau kamu penasaran mencicipi rasanya, makanan ini bisa kamu temukan di wilayah Kecamatan Bandar. Dengan harga Rp 500 per bungkus, makanan ini murah banget kan?

Penasaran? Selamat berburu ya, Millens. Semoga bisa menemukannya! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: