BerandaKulinary
Rabu, 21 Jan 2025 09:18

Brongkos di Warung Makan Sumowono, Melegenda Sejak Enam Dekade Silam

Brongkos di Warung Makan Sumowono. (Endang Wahyuningsih)

Brongkos kambing dan brongkos sapi di Warung Makan Sumowono jadi menu yang paling dicari pelaku wisata kuliner yang mampir ke sana.

Inibaru.id – Rekan saya tiba-tiba mengirim sebuah pesan di DM Instagram yang isinya menunjukkan unggahan dari sebuah akun kuliner terkemuka dari Kota Semarang. Menariknya, yang dibahas dalam unggahan tersebut adalah Warung Makan Sumowono, sebuah warung yang sering banget saya lewati, khususnya saat saya pengin membeli gas elpiji tiga kilogram di toko kelontong persis di sebelahnya.

Nggak sekalipun selama bertahun-tahun hidup di lereng selatan Gunung Ungaran, saya mampir ke warung tersebut karena tampilan bangunannya seperti warung biasa. Tapi, sangkaan saya bahwa Warung Makan Sumowono bukan tempat makan yang istimewa ternyata salah kaprah. Warung ini bahkan kabarnya punya brongkos yang melegenda sejak 6 dekade silam.

Ruki, pensiunan pegawai kecamatan yang masuk wilayah Kabupaten Semarang itu mengaku sudah sering mencicipi brongkos sapi ataupun brongkos kambing di warung tersebut. Maklum, kantornya dulu memang persis ada di seberang warungnya. Jadi, saat pengin makan siang, dia tinggal jalan kaki.

“Dulu sering makan pas makan siang. Kuah rempahnya memang istimewa, makanya saya suka. Tapi setahu saya dulu jual pas pasaran Kliwon dan Pahing saja. Kalau sekarang kayaknya setiap hari tersedia karena pelanggannya semakin banyak,” ucap Ruki pada Senin (20/1/2025) sore.

Warung Makan Sumowono sudah eksis sejak 60 tahun silam. (Google Street View)

Yap, seiring dengan semakin populernya kawasan wisata yang lokasinya nggak jauh dari pusat keramaian Sumowono, banyak orang pula yang berwisata kuliner di wilayah dengan suhu udara sejuk karena berada di ketinggian 900-1000 meter di atas permukaan air laut (mdpl) tersebut. Nah, brongkos di Warung Makan Sumowono yang kaya rasa ini pun dianggap pas untuk dimakan di sana.

“Warung ini sudah eksis sejak 60 tahun silam. Resepnya dari nenek saya yang asli Wonogiri. Awalnya cuma menyediakan brongkos kambing. Tapi lama-lama ada yang nyari brongkos sapi dan akhirnya kami buat. Ternyata laris semua,” ungkap pengelola warung tersebut, Veny.

Selain rasa yang istimewa, ada hal lain yang unik dari brongkos yang tersedia di warung tersebut, yaitu warna kuahnya yang nggak hitam sebagaimana brongkos pada umumnya. Di sana, brongkosnya cenderung berwarna kemerahan.

Selain brongkos, di Warung Makan Sumowono juga ada menu lain yang nggak kalah menarik seperti rica paru, tengkleng, gulai, olahan belut, dan lain-lain. Semuanya bisa dibeli dengan harga antara Rp20 ribu sampai Rp50 ribuan, Millens.

Warung Makan Sumowono buka setiap hari dari pukul 08.00 -17.00 WIB. O ya, karena lokasinya persis di jalan utama Sumowono-Temanggung yang kecil, nggak tersedia parkiran mobil di sana. Kamu bisa mencari lahan parkir yang lebih luas nggak jauh dari warung tersebut, kok. Selamat wisata kuliner di sana, Millens! (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: