BerandaInspirasi Indonesia
Minggu, 6 Okt 2018 14:00

Republik Aeng-Aeng, Wadahnya Aspirasi Nyeleneh

Republik Aeng-Aeng menggelar aksi tertawa massal di acara Car Free Day. (voaindonesia.com)

Mayor Haristanto melawan pakem pemikiran masyarakat dengan mendirikan Republik Aeng-Aeng, wadah aspirasi yang beda dari yang lain. Dianggap sebagai “orang gila” juga nggak masalah, asal gagasan bisa tersampaikan.

Inibaru.id –  Aeng Aeng bermakna nganeh-nganehi. Unik tapi positif, edukatif, dan menghibur. Mayor menyebutnya sebagai OTB alias organisasi tanpa bentuk.

Didirikan tahun 2002, Republik Aeng-Aeng merupakan wadah bagi ide-ide kreatif Mayor Haristanto. Jenuh dengan penyampaian aspirasi yang begitu-gitu saja, setiap aspirasi yang diserukan lewat corong Republik Aeng-Aeng dibuat unik dan nyeleneh.

Jalan, mall, stadion, lapangan, pasar, dan sawah menjadi tempatnya berkarya. Ia berprinsip keluar dari pakem pemikiran orang pada umumnya. Lalu, apa saja, ya, aksi unik Republik ini?

Nah, sebagai Presiden, Mayor memprakarsai pelbagai aksi nyeleneh yang sarat akan pesan sosial. Topik yang dipilih juga nggak sembarangan, dia selalu mengamati isu yang sedang berkembang di Indonesia, “Setiap hari saya baca sampai tujuh koran agar tahu isu,” ujar Mayor seperti dikutip dari tribunnews.com (23/8/2011).

https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/11/04/110845/670x335/dulang-suara-di-solo-rustriningsih-gandeng-mayor-haristanto.jpg

Mayor Haristanto. (Goal.com)

Contohnya aksi anak TK menolak ikut kampanye politik, warga Solo mengepel city walk, sosialisasi pemilu nyontreng di KA Prameks, pedagang Pasar Gede upacara bendera, anak Solo pesta bendera, piknik orang-orang jompo ke mal dan masih banyak lagi aksi lain.

“Di otak saya ini penuh uneg-uneg. Kalau tidak dikeluarkan, saya bisa sakit. Prinsip saya menyampaikan aspirasi adalah menghibur dan edukatif,” kata pria pria berusia 59 tahun tersebut.

Setiap kali melakukan berbagai aksi nyleneh, pria yang memiliki dua anak ini mengaku menggunakan kocek pribadi. Namun karena alasan kepuasan batin, dia nggak masalah mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu untuk membuat berbagai alat untuk aksi.

Berbagai macam aksi Mayor melalui Republik Aeng Aengnya dinantikan masyarakat dan didukung pemerintah kota Solo. Pasalnya, aksi tersebut jadi hiburan dan menyemarakkan suasana kota.

Well, Republik Aeng-Aeng unik juga, sobat Millens. Penyampaian aspirasi yang nggak terlalu serius malah makin “ngena” bukan? (MG13/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: