BerandaInspirasi Indonesia
Jumat, 23 Nov 2023 08:00

PLTS Atap: Komitmen AQUA Klaten untuk Kurangi Emisi CO2

Pabrik Danone - AQUA di Klaten telah memanfaatkan teknologi energi terbarukan melalui panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. (Danone - Aqua)

Industri punya tanggung jawab besar dalam mengendalikan perubahan iklim. Sejumlah upaya yang bisa dilakukan salah satunya adalah terus berkontribusi dalam pencapaian target bebas emisi yang telah ditetapkan.

Inibaru.id – Perubahan iklim jadi salah satu ancaman serius yang harus dihadapi dunia. Dan tak dimungkiri, sektor bisnis industri jadi salah satu yang paling berperan dalam mengendalikan perubahan iklim. Hal itu dikarenakan sektor industri bertanggung jawab menghasilkan 27% dari emisi karbondioksida secara global.

Komitmen Indonesia dalam mengatasi ancaman perubahan iklim diperkuat pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP-26) di Glasgow dengan menetapkan target pencapaian net zero emission pada 2060. Berkaca dari momentum tersebut pemerintah terutama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong agar perusahaan atau industri melakukan pengendalian emisi serta memenuhi ketentuan baku mutu emisi sebagaimana diatur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Oleh sebab itu, saat ini sejumlah industri sedang gencar berupaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil lewat transisi penggunaan bahan bakar fosil ke penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT), misalnya seperti pemanfaatan biomassa dan pemasangan panel surya.

Menjawab tantangan tersebut, Danone – AQUA sukses menjadi salah satu industri yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi karbon. Pabrik Danone - AQUA di Klaten, salah satunya, telah memanfaatkan teknologi energi terbarukan melalui panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang telah dipasang sejak Februari 2020.

Sustainability Development Manager Danone – Aqua, Rama Zakaria, mengatakan melalui PLTS Atap, Danone – AQUA Klaten telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 3.340 ton CO2 per tahun.

“PLTS Atap Pabrik Danone – Aqua Klaten memiliki kapasitas sistem sebesar 2.912 KWp dan jumlah listrik yang dihasilkan mencapai 4 GWh per tahun,” terang Rama.

Sebagai informasi, Danone – AQUA merupakan perusahaan air minum bagian dari Danone Indonesia yang saat ini telah mengoperasikan 26 pabrik di Indonesia, salah satu pabriknya terletak di Klaten, Jawa Tengah. Sejauh ini jumlah karyawannya telah mencapai lebih dari 15.000 orang.

Rama menambahkan, sebagai bentuk penerapan operasional bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Pabrik Danone - AQUA di Klaten, Jawa Tengah menerapkan Blue Operations dengan lima pilar utama yaitu bijak berplastik, hemat air, hemat energi, edukasi upaya keberlanjutan pada karyawan (blue in), edukasi upaya keberlanjutan pada masyarakat sekitar (blue out).

Penerapan PLTS Atap hanya satu dari sekian banyak komitmen Danone – AQUA dalam menjaga kelestarian lingkungan. Seperti yang dituturkan Rama, Danone - AQUA secara konsisten menjalankan strategi keberlanjutan perusahaan yang tertuang dalam Danone Impact Journey.

Konservasi lingkungan dilakukan secara terintegrasi dari mulai proses pengambilan air, produksi, distribusi produk hingga pascaproduksi,” jelas Rama.

Melalui strategi keberlanjutan perusahaan Danone Impact Journey, Danone Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan kesehatan melalui produk berkualitas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu dalam pilar Preserve and Regenerate Nature, Danone – Aqua mengimplementasikannya melalui serangkaian upaya yaitu perlindungan sumber daya air, komitmen dalam mengurangi emisi karbon, optimalisasi kemasan dan pengumpulan sampah kemasan, hingga membangun sinergi antarpihak dalam upaya pelestarian sumber daya alam melalui forum multipihak untuk pengelolaan Daerah Aliran Sungai. (Ike Purwaningsih/ E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: