BerandaHits
Rabu, 15 Agu 2017 12:06

Yakinlah, Najwa Shihab dan Metro TV Baik-baik Saja

Najwa Shihab dalam program Mata Najwa, Metro TV. (Foto: Makasar Today)

Tayangan yang banyak dinantikan publik Tanah Air, Mata Najwa, menuju final.

Inibaru.id - Agustus ini adalah bulan penghabisan bagi program talkshow yang tayang di Metro TV tersebut. Hal ini diungkapkan sendiri oleh sang pembawa acara cum moderator tunggal, Najwa Shihab, beberapa waktu lalu.

Diunggah di akun Instagram pribadinya, Nana, panggilan akrab Najwa Shihab, menyatakan bahwa episode ke-511 berjudul “Eksklusif Bersama Novel Baswedan” yang akan tayang akhir Agustus mendatang adalah ujung dari kisah presenter cerdas itu di layar kaca para pemirsa Tanah Air.

Bersamaan dengan konfirmasi berakhirnya Mata Najwa, Nana menyatakan bahwa dirinya juga akan hengkang dari televisi yang telah membesarkan namanya itu. Sedih? Sudah barang tentu.

Beragam spekulasi bermunculan tak lama kemudian. Ada yang bilang, Nana akan dijadikan sebagai kandidat Menteri Sosial (Mensos) di Kabinet Joko Widodo (Jokowi). Rumor itu segera ditepis Nana.

Baca juga: Ini Tanggapan Metro TV Pasca Najwa Shihab Mundur

Sebagaimana diberitakan Tirto.id, ia sendiri mengaku tidak tahu siapa yang menghembuskan rumor itu. Ia memang sering ke Istana dalam beberapa kesempatan terakhir, tapi tidak berurusan dengan reshuffle.

"Saya Duta Baca. Saya ke Istana untuk menyiapkan program literasi dalam rangka perayaan kemerdekaan Indonesia. Itu pun sama sekali tidak bertemu Pak Jokowi, hanya dengan Pak Pratikno (Mensesneg) maupun teman-teman di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), terutama Mas Teten Masduki dan Mas Sukardi Rinakit," tegasnya.

Rumor lain yang berhembus, perempuan kelahiran 16 September 1977 ini bukannya hengkang, tapi didepak Metro TV lantaran ngotot untuk mewawancarai Novel Baswedan dan menayangkannya di Metro TV.

Biaya Sendiri

Isu ini diperkuat dengan cerita heroik betapa hebatnya perjuangan Nana mewawancarai Novel. Konon, alumnus sekolah hukum di Melbourne, Australia, ini berangkat ke Singapura atas biaya sendiri.

Ia juga membawa kru juru kamera sendiri, tanpa restu televisi kepunyaan Surya Paloh tersebut. Nah, kemudian, karena tetap ngotot untuk ditayangkan, tamatlah riwayat Nana dan acaranya di Metro TV.

Jika memang benar, kisah ini sebenarnya sangat menarik. Stasiun televisi memiliki otoritas untuk menayangkan suatu acara atau program, berdasarkan berbagai pertimbangan. Jangankan untuk acara yang dibuat swadaya, yang dibiayai perusahaan (televisi) itu sendiri saja bisa jadi batal tayang lantaran suatu pertimbangan tertentu.

Maka, dengan ketiadaan restu, kecil kemungkinan Metro TV justru mengalah “hanya” demi Nana, kendati dia adalah reporter senior sekalipun.

Baca juga: Mata Najwa Berhenti Tayang, Ada Apa Gerangan?

Ibarat pesawat, tayangan Mata Najwa landing dengan smooth, bukan crash. Nana sudah menjelaskan kemungkinan Mata Najwa berakhir sejak jauh-jauh hari. Bahkan, Metro TV juga masih menayangkan “kenangan-kenangan” indah Nana di Mata Najwa.

Episode final bertajuk "Catatan Tanpa Titik" pun sudah pasti bukanlah tayangan sembarangan dan akan dipersiapkan dengan baik, meski bukan berupa interview live.

Nah, kalau berakhirnya tayangan ini karena konflik antara Najwa dengan Metro TV, mungkinkah ia masih diberi kesempatan berpamitan dengan cara sebaik itu? (IP/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: