BerandaHits
Jumat, 18 Apr 2024 15:50

'White Noise' dan 'Pink Noise', Mana Lebih Efektif Bantu Tidur?

White Noise dan Pink Noise diklaim membantu seseorang untuk tidur. (Shutterstock)

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa bunyi-bunyian seperti white noise atau pink noise dapat memudahkan seseorang tidur. Tapi, mana yang lebih efektif?

Inibaru.id - Pink noise dan white noise merupakan dua jenis bunyi yang sering digunakan untuk membantu seseorang tidur atau meningkatkan konsentrasi. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan suara yang tenang, kenyamanan, dan membantu relaksasi, namun ada perbedaan signifikan antara keduanya.

1. White Noise

Sifat White noise adalah jenis bunyi yang terdiri dari frekuensi yang terdistribusi secara merata di seluruh rentang frekuensi yang terdengar oleh manusia. Ini berarti bahwa semua frekuensi di rentang suara manusia dihasilkan dengan intensitas yang sama.

Efek bunyi white noise dapat membantu menghalangi suara-suara latar yang mengganggu atau menciptakan latar belakang yang konstan, membantu otak mengalihkan perhatian dari gangguan-gangguan kecil.

Penggunaan white noise biasanya digunakan dalam lingkungan yang bising, seperti ruang kerja yang ramai atau area perkotaan yang padat.

2. Pink Noise

Pink Noise membantumu tidur di lingkungan yang tenang. (Unsplash/Eric)

Pink noise, di sisi lain, adalah jenis bunyi dengan energi yang terdistribusi secara merata di seluruh rentang frekuensi, tetapi dengan intensitas yang menurun seiring dengan peningkatan frekuensi. Artinya, semakin tinggi frekuensi, semakin rendah intensitasnya.

Sementara itu efek pink noise dikatakan memiliki spektrum yang lebih alami dan berimbang dibandingkan dengan white noise. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pink noise dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan konsolidasi memori, dan meningkatkan kreativitas.

Penggunaan pink noise biasanya digunakan dalam konteks relaksasi, meditasi, atau untuk membantu tidur dalam lingkungan yang tenang.

Manakah yang Lebih Efektif dalam Membantu Tidur?

Pertanyaan ini sebenarnya tergantung pada preferensi individu. Beberapa orang mungkin merasa lebih nyaman dengan white noise karena menimbulkan latar belakang yang konstan, sementara yang lain mungkin lebih merespons secara positif terhadap pink noise karena spektrumnya yang lebih alami.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience pada tahun 2017 menemukan bahwa pink noise memiliki efek yang lebih positif terhadap tidur yang mendalam dan kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan white noise.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi temuan ini dan memahami lebih baik bagaimana kedua jenis bunyi ini memengaruhi kualitas tidur.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu untuk mencoba kedua jenis bunyi ini dan menentukan mana yang paling efektif dalam membantu mereka tidur nyenyak. Terlepas dari preferensi pribadi, konsistensi dalam menggunakan bunyi ini dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.

Kalau kamu lebih suka white noise atau pink noise nih, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: