BerandaHits
Rabu, 21 Okt 2025 15:01

Waspadai Penipuan, Akes Informasi Rekrutmen KAI Hanya di Kanal Resmi!

Ilustrasi: Proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan dan informasinya hanya bisa diakses via kanal resminya. (KAI)

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen KAI dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resminya, salah satunya via laman e-recruitment.kai.id.

Inibaru.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen KAI.

Peringatan ini disampaikan seiring berlangsungnya tahapan seleksi resmi rekrutmen KAI, yang kini memasuki tahap seleksi psikologi di sejumlah wilayah kerja, termasuk di lingkungan Daop 4 Semarang sebagai salah satu lokasi pelaksanaannya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menegaskan, seluruh proses seleksi KAI diselenggarakan secara resmi, transparan, dan terpusat melalui laman https://e-recruitment.kai.id. Dia juga menekankan bahwa proses seleksi ini gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

"Proses seleksi transparan, terpusat, dan seleksi dilakukan secara gratis. Perusahaan tidak pernah memungut biaya apa pun dalam setiap tahapan rekrutmen," tegasnya, Selasa (21/10/2025).

Pesan Berantai hingga Medsos Tiruan

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial, Franoto menilai, praktik penipuan berkedok lowongan kerja semakin marak terjadi. Nggak sedikit orang yang kemudian menerima informasi palsu mengenai rekrutmen KAI.

"(Penipuan) bisa melalui pesan berantai WhatsApp atau SMS, akun media sosial tiruan, hingga situs web palsu yang meniru tampilan laman resmi KAI. Maka, kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati apabila menerima informasi mengenai rekrutmen KAI yang tidak resmi,” jelasnya.

Ilustrasi: Salah satu tahapan rekrutmen KAI. (Vritimes)

Dia menegaskan, pihak manapun yang mengaku bisa membantu meloloskan peserta dalam rekrutmen KAI dapat dipastikan merupakan penipuan, apalagi jika pihak tersebut meminta sejumlah uang atau imbalan dalam bentuk apa pun.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan langsung ke laman resmi resmi kami, agar terhindar dari kerugian. Jangan mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan cepat, apalagi jika disertai permintaan pembayaran,” sebutnya.

Seleksi di Daop Masing-Masing

KAI, lanjut Franoto, berkomitmen menjalankan proses rekrutmen secara transparan, profesional, dan berintegritas. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan langsung oleh KAI di masing-masing Daerah Operasi maupun Divisi Regional dengan pengawasan ketat dari internal perusahaan.

“Kami berharap masyarakat semakin waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI, karena kami telah berkomitmen untuk melaksanakan seleksi dengan prinsip keterbukaan dan integritas. Jadi, masing-masing memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di KAI,” tutupnya.

Untuk mencegah kesalahpahaman dan menghindari potensi penipuan, KAI menyediakan kanal resmi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi valid seputar rekrutmen pegawai. Kanal tersebut meliputi:

  • Website resmi: https://e-recruitment.kai.id
  • Contact Center KAI 121 (telepon: 021-121)
  • WhatsApp KAI: 081-122-233-121
  • Email: cs@kai.id
  • Media sosial resmi KAI: Instagram, Twitter (X), dan Facebook, dengan akun terverifikasi.

Ada yang sedang mengikuti proses rekrutmen KAI nggak, nih? Kalau ada, semoga lolos ya, Gez! (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: