BerandaHits
Selasa, 10 Feb 2020 11:30

Warganet Kecam Perekam Penggerebekan Pasangan Mesum di Gunung

Tenda para pendaki gunung. (herwinlab.com)

Meski mendukung penggerebekan demi memberantas aksi mesum saat mendaki gunung. Tindakan penggerebekan ini justru dikecam warganet karena dianggap berlebihan. Apa alasannya?

Inibaru.id – Mendaki gunung kini menjadi gaya hidup yang digemari banyak orang, khususnya anak muda. Sayangnya, sebagian pendaki nakal memanfaatkan aktivitas ini untuk melakukan tindakan negatif, termasuk aktivitas yang tidak senonoh. Sebagai contoh, belakangan ini viral video yang menunjukkan pasangan mesum digerebek oleh sekelompok pendaki gunung.

Hipwee, Minggu (9/2/20) menulis, dalam video tersebut, terlihat beberapa orang memergoki pasangan yang berhubungan intim di dalam tenda. Setelah tenda dibuka paksa, terlihat pasangan muda-mudi yang hanya memakai selimut. Hanya saja, orang yang melakukan penggerebekan ini kemudian menarik selimut tersebut. Hal ini membuat bagian tubuh wanita yang setengah telanjang ini kemudian terlihat.

Meski tindakan penggerebekan ini juga didukung banyak orang demi memberantas perilaku mesum saat mendaki gunung, namun perilaku orang-orang yang memaksa menarik selimut dikecam warganet. Hal ini justru dianggap mempermalukan pasangan tersebut. Apalagi, video ini juga viral di media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Twitter.

Salah satu tokoh yang mengecam aksi ini adalah penyanyi indie, Fiersa Besari. Lelaki yang juga dikenal sebagai pencinta alam ini mengecam aksi menarik selimut sekaligus mengunggah video penggerebekan tersebut ke media sosial.

Entah kawan-kawan sudah atau akan melihatnya, tapi sedang beredar video penggerebekan pasangan mesum di tenda. Sedih sih. Mesum di gunung itu salah. Tapi menurut saya, selimut ditarik paksa, pelakunya dipermalukan, derekam, lalu di-upload di medsos, itu jauh lebih salah,” cuitnya di akun @FiersaBesari pada Sabtu (8/2).

Belum jelas di mana lokasi video penggerebekan ini. Hanya saja, sebagian warganet menyebut lokasinya di Sibolangit, Provinsi Sumatera Utara.

Kalau menurut Millens, video tindakan penggerebekan pasangan mesum di tenda ini berlebihan nggak sih? (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: