BerandaHits
Minggu, 28 Mar 2026 09:01

Manisnya Kecap Kentjana Kebanggaan Kebumen

Kecap Kentjana dari Kabupaten Kebumen. (Kecap Kentjana)

Kebumen ternyata punya kecap asli dari wilayah tersebut. Kecap Kentjana namanya. Bagi warga Kebumen, kecap ini sudah melegenda.

Inibaru.id - Kalau ngomongin kuliner khas Kebumen, rasanya kurang lengkap tanpa menyebut Kecap Kentjana. Buat warga lokal, kecap ini bukan sekadar pelengkap masakan, tapi sudah seperti identitas rasa yang melekat sejak lama. Dari dapur rumahan sampai warung makan, botolnya hampir selalu bisa ditemukan di meja.

Banyak yang bilang rasa manisnya itu khas; nggak nyegrak, tapi tetap nendang. Gurihnya juga pas, bikin masakan terasa lebih “jadi”. Nggak heran kalau kecap ini tetap punya tempat di hati, meski harus bersaing dengan merek-merek nasional yang kini wara-wiri di televisi.

Tanti, salah satu penggemarnya, bahkan terang-terangan bilang, “paling cocok masak ayam kecap pakai kecap Kentjana lho, manisnya pas, gurihnya dapet, the best pokoknya,” di ulasan Google. Testimoni seperti ini bukan cuma datang dari satu dua orang. Banyak warga Kebumen yang merasa cita rasa masakan mereka berbeda kalau nggak menggunakan kecap Kentjana.

Perjalanan kecap ini juga nggak instan. Berdiri sejak tahun 1960, usaha ini dirintis oleh mendiang Cu Tian Kid. Tongkat estafet kemudian dilanjutkan oleh putranya, Iwan Setiawan, sejak 1970. Dari yang awalnya diproduksi di rumah kontrakan di kawasan Wonoyoso, kini pabriknya berdiri di Jalan HM Sarbini No 88C, Kebumen.

Tahun 2015 menjadi tonggak penting ketika usaha perseorangan ini resmi berbadan hukum dengan nama CV Srikandi Makmur Sejahtera. Sejak saat itu, jenama ini terus bertahan hingga sekarang.

Pabrik Kecap Kentjana di Kebumen. (Ondosupriyanto)

Salah satu alasan kenapa kecap ini tetap dicari adalah komitmennya pada kualitas. Produk kecapnya dikenal tanpa tambahan pengawet, penguat rasa, pemanis buatan, maupun pewarna. Jadi, rasa legitnya memang berasal dari proses dan racikan yang dijaga turun-temurun.

Soal kemasan, Kentjana juga nggak mau ketinggalan zaman. Ada botol kaca 620 ml, refill standing pouch berbagai ukuran mulai dari 70 ml sampai 600 ml, botol plastik, bahkan kemasan besar seperti jeriken 3 kg dan 7,8 kg untuk kebutuhan usaha kuliner. Harganya pun relatif terjangkau, bikin pelanggan setia tetap bisa menikmati tanpa mikir dua kali.

Prestasinya juga nggak main-main. Kecap Kentjana pernah menyabet penghargaan sebagai Perusahaan Menengah Terbaik I dalam Kebumen Bisnis Forum dan mendapat predikat Organisation With Outstanding Performance dari PT Total Quality Indonesia. Soal kehalalan, produk ini juga sudah mengantongi sertifikasi halal dari MUI.

Pasarnya kini nggak cuma di Kebumen, tapi juga menjangkau Kedu Selatan, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, hingga Yogyakarta. Meski sudah lebih dari setengah abad berdiri, semangat berinovasinya tetap terasa.

Buat warga Kebumen, Kecap Kentjana bukan sekadar bumbu dapur. Ini adalah rasa rumah, kenangan masa kecil, dan kebanggaan daerah yang terus bertahan di tengah gempuran produk besar. Sekali dirasa, memang bikin susah pindah ke yang lain. Pernah mencobanya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: