BerandaKulinary
Selasa, 30 Mar 2026 09:01

Lezatnya Opor Enthok di Warung Enthok Bu Siti, Kuliner Legendaris Wonosobo

Opor enthok di Warung Enthok Bu Siti Wonosobo yang legendaris. (Nagantour)

Selain rasa opor enthok yang enak, pengalaman makan di Warung Enthok Bu Siti Wonosobo juga sangat unik. Seperti apa ya sensasi makan di sana?

Inibaru.id - Kalau sedang main ke Wonosobo atau dalam perjalanan menuju Dataran Tinggi Dieng, ada satu kuliner yang hampir selalu masuk daftar rekomendasi warga lokal: Warung Enthok Bu Siti. Warung sederhana ini bukan sekadar tempat makan biasa, melainkan destinasi kuliner legendaris yang sudah bertahan lebih dari dua dekade.

Berdiri sejak 2004 di Desa Kalikajar, Kecamatan Kalikajar, warung ini dikenal karena konsistensinya menjaga cita rasa tradisional. Meski tren kuliner terus berubah, Warung Enthok Bu Siti tetap setia dengan konsep sederhana berupa menyediakan masakan rumahan yang autentik.

Ambil Sendiri dari Pawon, Sensasi Makan ala Rumah Nenek

Hal pertama yang membuat warung ini berbeda adalah pengalaman makannya. Pengunjung tidak menunggu makanan diantar ke meja, melainkan langsung mengambil hidangan dari dapur tradisional atau yang oleh warga setempat disebut “pawon”.

Dapur dengan dinding anyaman bambu dan tungku kayu bakar menghadirkan suasana nostalgia yang kuat. Banyak pengunjung mengaku suasananya mengingatkan pada masa kecil di rumah nenek di desa.

Proses memasaknya pun masih tradisional. Opor enthok dimasak menggunakan tungku kayu bakar, menghasilkan aroma smokey khas yang sulit ditiru kompor modern. Setiap hari, dapur ini bisa mengolah sekitar 30 hingga 50 ekor enthok, bahkan lebih saat musim liburan.

Menu Sederhana, Rasa Istimewa

Suasana makan di Warung Enthok Bu Siti yang masih sederhana. (Chicken Express)

Menu andalan di sini sebenarnya cuma satu: opor enthok. Namun justru kesederhanaan inilah yang jadi kekuatannya. Daging enthok dimasak dengan bumbu rempah kaya rasa, gurih, dan meresap hingga ke dalam.

Sajian ini biasanya ditemani daun singkong rebus yang lembut serta sambal hijau pedas khas Bu Siti. Sambal ini dibuat dari puluhan kilogram cabai rawit segar setiap hari, menghasilkan sensasi pedas yang kuat tapi tetap seimbang.

Sistem prasmanan membuat pengunjung bebas memilih bagian enthok favorit, mulai dari paha hingga kepala. Nasi, lalapan, dan sambal pun bisa diambil sepuasnya.

Dengan harga sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000 per porsi, pengalaman makan di sini terasa sangat worth it, baik dari segi rasa maupun suasana.

Banyak Dipuji Pengunjung

Popularitas Warung Enthok Bu Siti juga terlihat dari ulasan para pengunjung. Salah satunya datang dari Devid Faisal yang menulis di Google Map; “Salah satu kuliner legendaris di area Kalikajar, Wonosobo. Rasanya otentik banget. Suasana warungnya sederhana tapi rasa masakannya bintang lima.”

Pengunjung lain, Andi Fransiska, juga menggambarkan pengalaman serupa, “Masakan fresh masih hangat barusan dimasak. Untuk rasa jangan ditanya, autentik, enak dan yang paling penting mengenyangkan.”

Wajib Disinggahi Saat ke Wonosobo

Berlokasi di jalur utama Wonosobo menuju Purworejo, warung ini mudah ditemukan oleh wisatawan maupun pengendara yang melintas. Durasi bukanya juga cukup panjang, yakni setiap hari mulai pukul 07.00 hingga sekitar 19.00 WIB, atau sampai semua makanan habis.

Meski tampil sederhana, Warung Enthok Bu Siti membuktikan bahwa cita rasa tradisional dan suasana hangat justru menjadi daya tarik utama. Jadi, kalau ke Wonosobo tanpa mampir ke sini, rasanya memang ada yang kurang. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

670 Penari Bawa Tari Lajur Caping Kalo Kudus Pecahkan Rekor MURI

26 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: