BerandaHits
Minggu, 21 Sep 2019 12:42

Usai Mbah Pani Akhiri <em>Tapa Pendem</em>, Fenomena Aneh Ini Muncul

Mbah Pani saat keluar dari kubur usai Tapa Pendem. (Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal )

Mbah Pani asal Juwana, Pati melakukan ritual <i>Tapa Pendem</i> yang membuatnya dikubur hidup-hidup selama lima hari di dalam rumahnya. Setelah keluar dari pertapaannya, kubur bekas pertapaannya keluar air.

Inibaru.id – Lelaki asal Juwana, Pati bernama Supani alias Mbah Pani menghebohkan warganet. Dia bertekad melakukan Tapa Pendem atau mengubur dirinya sendiri dalam kondisi hidup-hidup di dalam rumahnya. Dia melakukan ritus ini sejak Senin (16/9/2019) dan mengakhirinya pada Jumat (20/9).

Lansia berumur 63 tahun itu dikubur layaknya jenazah. Kuburannya pun berbentuk laiknya makam lain. Namun, bedanya adalah ada empat lubang yang bisa digunakan untuk bernapas. Lubang itu diberi peralon untuk menyalurkan udara di dalam kubur.

Aneh, setelah Mbah Pani mengakhiri ritus yang konon warisan Sunan Kalijaga itu, liang kubur tempatnya bertapa terus mengeluarkan air. Setiap sepuluh menit sekali, pihak keluarga bahkan mesti menguras air di liang itu memakai pompa.

Salah seorang keluarga Mbah Pani Joko Wiyono, menyebut awalnya air tersebut memiliki rasa asin laiaknya air laut. Namun setelah dipakai bertapa Mbah Pani, air yang keluar berubah menjadi tawar.

“Awalnya asin, karena memang di sini kan dekat dengan laut. Namun setelah dijadikan tempat Tapa Pendem oleh Mbah Pani, airnya berubah menjadi tawar,” ucap adik ipar Mbah Pani itu seperti diberitakan laman Tribunnews, Jumat (20/9).

Joko juga mengaku sempat mencicipi air yang berasal dari liang kubur tempat bertapa Mbah Pani. Karena alasan inilah, dia bisa memastikan rasanya tawar seperti sumber mata air pada umumnya.

“Rasanya persis seperti sumber air asli. Tapi ya jelas beda dengan air matang, airnya seperti yang di mata air begitu, segar. Sudah saya minum berkali-kali,” lanjut Joko.

Air yang terus keluar dari liang kubur tersebut kemudian ditampung di dalam jeriken berukuran besar. Hingga saat ini, sudah ada dua jeriken besar yang terisi air.

Joko menyebut akan mengizinkan siapa saja yang meminta air itu, asalkan air tersebut belum habis.

Belum jelas apa tujuan utama Mbah Pani melakukan ritual yang nggak biasa ini. Dia hanya menyebut tindakannya demi keselamatan dan kekuatan dirinya sendiri atau anggota keluarganya. Ritual ini sudah sepuluh kali dilakukan Mbah Pani.

Sebelum Mbah Pani, ada juga yang melakukan ritual serupa yakni Mbah Fanani. Warga Juwana Pati agaknya sudah terbiasa dengan ritus semacam ini, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: