BerandaHits
Rabu, 8 Mar 2022 11:00

Tugu Ngejaman, Hadiah Belanda yang Terabaikan di Malioboro

Tugu Ngejaman di Malioboro, hadiah Belanda untuk Yogyakarta. (Wikipedia/Fandy Aprianto Rohman, Licensed with CC BY-SA 4.0.)

Di bagian selatan Jalan Malioboro, ada monumen berbentuk tugu kecil dengan jam di atasnya. Namanya adalah Tugu Ngejaman. Ternyata, tugu ini adalah hadiah Belanda lo. Gimana ceritanya sih?

Inibaru.id – Semenjak Jalan Malioboro bebas dari pedagang kaki lima (PKL), banyak bangunan bersejarah yang kembali terlihat bentuk aslinya. Selain itu, ada juga sejumlah monumen yang kembali diperhatikan setelah selama ini terabaikan akibat ramainya aktivitas ekonomi di sana. Salah satunya adalah Tugu Ngejaman yang sebenarnya adalah hadiah dari Belanda.

Nama asli dari Tugu Ngejaman adalah Monumen Standsklok. Nama Ngejaman ini berasal dari bentuknya yang berupa tugu dengan bagian atasnya adalah jam berbentuk lingkaran. Lokasinya ada di bagian selatan Jalan Malioboro, hanya sepelemparan batu dari utara titik 0 km, tepatnya di pertigaan Jalan Margamulya dan persis di depan Gereja GPIB Margamulya.

Sayangnya, karena tingginya hanya 1,5 meter dan diameter tugunya juga hanya 45 cm, banyak orang yang menganggapnya sebagai tugu biasa, bukannya monumen bersejarah yang merupakan hadiah dari Belanda.

Lantas, sejak kapan tugu ini berdiri? Sejarah mencatat tugu ini dibangun pada 1916 silam. Jadi, usianya lebih dari satu abad, ya? Nah, alasan mengapa Belanda membangunnya adalah sebagai peringatan 100 tahun kembalinya Hindia Belanda dari Inggris yang sempat berkuasa pada 1811 – 1816.

Di masa itu, jam alias arloji adalah hal yang sangat langka. Maka, tugu ini pun dianggap sebagai hadiah yang berharga. Banyak warga Yogyakarta yang dulu benar-benar mengandalkan tugu ini sebagai penanda waktu, Millens.

Tugu Ngejaman Keben. (Wikipedia/Fandy Aprianto Rohman, Licensed with CC BY-SA 4.0.)

Menariknya, hingga sekarang, jam di Tugu Ngejaman ini masih berfungsi dengan baik lo. Diharapkan, dengan adanya penataan kawasan Malioboro, semakin banyak orang yang menyadari betapa berharganya tugu ini sebagai peninggalan bersejarah saksi perjuangan masyarakat Yogyakarta, Millens.

Ada Tugu Ngejaman Lain

Selain Tugu Ngejaman di Malioboro, di Yogyakarta sebenarnya juga ada lo tugu sejenis lainnya, yakni Tugu Ngejaman Keben yang berlokasi di kompleks Masjid Kagungan Ndalem Rotowijayan, Jalan Rotowijayan, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Keraton.

Kalau yang ini, kabarnya dibangun sebagai tanda persahabatan dari pegawai pemerintahan Hindia Belanda, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, sekaligus masyarakat Tionghoa di sana. Hal ini dibuktikan dengan adanya pesan dengan aksara Latin, Tionghoa, serta Jawa di bagian bawah monumen. Tugu ini dibangun saat Hamengkubuwana VIII menjabat.

Yang menarik, Tugu Ngejaman Keben ini kini jadi penanda waktu bagi para wisatawan yang sedang berkeliling di sekitaran keraton.

Wah, menarik juga ya, Millens cerita tentang Tugu Ngejaman di Yogyakarta. Ternyata penuh sejarah! (Wik, Lip/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: