BerandaHits
Rabu, 17 Jun 2025 16:33

Sumanto Usung Kepemimpinan Jawa; Peka, Guyub, dan Penuh Rasa

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengusung nilai-nilai kepemimpinan Jawa seperti Ngolah Roso dan Rembugan. (DPRD Jateng)

Bagi Sumanto, memimpin bukan soal kuasa, tapi tentang menyelaraskan rasa dan membangun kebersamaan.


Inibaru.id - Dalam menjalankan perannya sebagai Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto memilih jalan kepemimpinan yang berakar kuat pada budaya Jawa. Dua prinsip utama yang dia pegang adalah Ngolah Roso dan Rembugan. Keduanya mencerminkan cara memimpin yang peka, bijaksana, dan mengedepankan kebersamaan.

Menurut Sumanto, Ngolah Roso berarti mengelola rasa, atau kemampuan untuk menyelaraskan batin dalam membaca situasi dan memahami orang lain. Pola ini mengajak pemimpin untuk nggak bertindak reaktif, melainkan tenang, hati-hati, dan mempertimbangkan perasaan semua pihak sebelum mengambil keputusan.

"Dalam memimpin, penting untuk mengambil keputusan secara hati-hati, saling memahami dan tidak saling menyakiti. Orang Jawa ini banyak simbol-simbol yang tidak terus terang, kita harus paham dan peka," ujarnya belum lama ini.

Sumanto menambahkan, kepemimpinan ala Jawa nggak mengenal sikap menang sendiri. Dalam forum seperti DPRD Jateng yang beranggotakan 120 orang dari berbagai partai, komunikasi dan penjajakan keinginan harus dilakukan terus-menerus. Kalau pun nggak tercapai mufakat, mekanisme voting akan jadi pilihan terakhir.

"Harus saling memahami bahwa tidak mungkin semua keinginan akan tercapai. Tidak bisa kalau memaksakan kehendak. Jika pun keinginan kita tercapai, yang lain akan merasa kurang. Kalau sudah mentok, ada mekanisme lain di DPRD yaitu voting atau pemungutan suara," papar dia.

Menurut Sumanto, rembugan lebih dari sekadar mengambil keputusan. (DPRD Jateng)

Dalam hal ini, Rembugan atau musyawarah jadi semangat utama. Bagi Sumanto, ini bukan sekadar cara mengambil keputusan, tapi juga gaya kepemimpinan yang menempatkan diskusi dan kebersamaan sebagai panggung utama.

"Rembugan ini menjadi style kepemimpinan Jawa. Semuanya akan dirembug dan didiskusikan. Politisi ini kan panggung belakangnya lebih penting. Jika terjadi voting, itu lebih ke panggung depan," ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut.

Sumanto percaya, Ngolah Roso menjaga agar keputusan tidak kaku dan sepihak, sementara Rembugan memastikan suara rakyat tetap menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan. Baginya, memimpin nggak hanya soal perintah, tapi juga soal merangkul dan memahami.

Di tengah padatnya aktivitas, Sumanto tetap menyempatkan diri untuk menikmati hobinya: berenang dan bersepeda. Dia percaya bahwa menjaga keseimbangan antara kerja dan kesenangan itu penting.

"Kalau sedang jenuh biasanya ngopi atau berolahraga. Saya suka renang dan sepedaan biar pikiran fresh lagi. Bagi saya, orang hidup harus punya kesenangan atau hobi," pungkasnya.

Kamu sendiri, setuju nggak kalau pemimpin harus peka rasa dan doyan rembukan dulu sebelum ambil keputusan, Millens? (Siti Zumrokhatun/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: