BerandaHits
Senin, 18 Mar 2018 10:45

Suasana Pura Agung Giri Natha Saat Nyepi

Kondisi Pura Agung Giri Natha saat Nyepi. (Tribunnews.com)

Pura Agung Giri Natha, Semarang tampak sepi saat Hari Raya Nyepi. Karangan bunga dari Walikota Semarang tampak menghiasi depan gerbang pura yang tertutup rapat.

Inibaru.id – Pada Sabtu (17/3/2018), umat Hindu di Indonesia merayakan Hari Raya Nyepi. Sejumlah Pura terlihat tetap tenang meski dipadati warga beragama Hindu untuk menyambut Tahun Baru Saka 1940. Suasana Nyepi juga terasa di Pura Agung Giri Natha, Semarang.

Pura yang terletak di Jln Sumbing No. 12, Gajahmungkur, Semarang itu terlihat sepi dan tenang. Beberapa kendaraan tampak terparkir rapi di dalam pura. Gerbang Pura tertutup dan dikunci dari dalam pada Sabtu (18/3) pagi.

Baca juga:
Mendak Tirta, Tradisi Umat Hindu Boyolali Jelang Nyepi
Sucikan Diri dan Alam melalui Upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan

Di luar gerbang pura, terlihat karangan bunga dari Walikota Semarang, Hendrar Prihadi seperti ditulis Tribunnews.com, Sabtu (17/3). Ada pula spanduk yang terpasang di gerbang pura berisikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi dari Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko dan Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sri Puryono.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2015, penganut agama Hindu di Kota Semarang mencapai 1.007 orang. Mayoritas dari mereka beribadah di Pura Agung Giri Natha ini.

Sebelum merayakan Nyepi, umat Hindu di Semarang terlebih dahulu melaksanakan Melasti di Pantai Marina, Semarang pada Minggu (11/3). Melasti merupakan upacara penyucian diri untuk menyambut Hari Raya Nyepi.

Baca juga:
Kisah Duo Polwan Ungkap Sindikat Perdagangan Manusia
Trie Utami Turut Serta dalam Kolaborasi Unik Dua Seniman Beda Latar Belakang

Menurut rencana, 23 Maret mendatang bakal ada Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-Ogoh di Semarang. Pawai ini digelar sebagai sarana memperkokoh kerukunan beragama warga Semarang. Rute Pawai Ogoh-Ogoh dimulai dari titik nol Kota Semarang (Kantor Pos Besar Semarang) dan berakhir di Balikota Semarang. (IF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: