BerandaHits
Senin, 4 Agu 2024 13:00

Sistem Peringatan Dini Bencana Bakal Dimunculkan di TV!

Early Warning System bakal muncul di TV Indonesia. (Harapanrakyat)

Jika sebelumnya sistem peringatan dini bencana atau Early Warning System (EWS) hanya lewat SMS Blast, kini Kominfo bakal menayangkannya di TV. Kapan ya sistem baru ini akan diterapkan?

Inibaru.id - Masih ingat nggak sistem peringatan dini bencana alias Early Warning System (EWS) di Jepang yang sangat maju sampai-sampai bisa memberitahukan informasi tentang gempa yang akan datang beberapa detik kemudian? Kita di Indonesia mungkin belum mendapatkan teknologi serupa. Tapi, setidaknya, perbaikan untuk mencapai ke arah sana sudah terlihat.

Jika di Jepang EWS langsung dikirimkan ke ponsel warganya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut sistem EWS di Indonesia akan disiarkan di televisi. Harapannya, jika terjadi bencana, warga Indonesia yang masih banyak menonton TV bisa segera menyelamatkan diri begitu melihat peringatan dini tersebut.

Kabar terkait dengan sistem EWS yang akan ditayangkan di televisi ini diungkap oleh Direktur Pengembangan Pita Lebar Ditjen PPI Kementerian Kominfo Marvels Parsaroan Situmorang. Menurutnya, sistem ini bisa terwujud berkat program Analog Switch Off (ASO) alias membuat tv di Indonesia hanya bisa menerima siaran digital.

Buat kamu yang belum tahu, sebelumnya peringatan dini disebarkan dengan SMS Blast. Meski bisa menyebarkan informasi ke banyak orang dengan cepat, masalahnya nggak semua orang di Indonesia memegang ponsel. Kaum lansia misalnya, banyak yang bahkan tetap nggak memainkannya.

Early Warning System bisa membuat orang yang menonton TV bisa segera menyelamatkan diri dari bencana. (Mediaindonesia/Kominfo)

Hal ini berbeda dengan televisi yang masih ditonton banyak orang. Setidaknya, dengan menyiarkannya di televisi, orang-orang yang nggak terjangkau SMS Blast bisa mendapatkan peringatan serupa saat menonton televisi dan bisa segera menyelamatkan diri deh.

"Jadi sistem EWS-nya memang kita kembangkan seiring dengan penggunaan TV digital. Jadi nantinya peringatan nggak hanya elwat SMS, melainkan juga lewat TV," ungkap Marvel dinukil dari Detik, Jumat (2/8/2024).

O ya, sebelumnya pemerintah memang mendapatkan hibah berupa alat peringatan dini penyiaran dari pemerintah Jepang bernama Disaster Prevention Information System (DPIS). Sejauh ini, alat ini masih diuji tim ahli sebelum benar-benar digunakan untuk kepentingan publik.

Nah, sebelum sistem ini akhirnya bisa diterapkan di Indonesia dengan cara yang tepat, Kominfo pun memilih untuk menyiarkan peringatan dini bencana di TV digital atau TV biasa yang sudah memakai set top box (STB). Rencananya, sistem ini akan mulai diperkenalkan September 2024 nanti.

Yap, meski belum sempurna, setidaknya sistem peringatan dini di televisi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di kawasan cincin api dunia yang rawan bencana alam. Kita tunggu seperti apa implementasinya ya, Millens. (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: