BerandaHits
Kamis, 4 Nov 2020 15:40

Siapa yang Bakal Untungkan Indonesia Jika Jadi Presiden AS, Trump atau Biden?

Donald Trump versus Joe Biden, manakah yang paling menguntungkan Indonesia? (Medcom)

Sejumlah pengamat ekonomi menilai jika Joe Biden akan lebih menguntungkan Indonesia jika nantinya terpilih menjadi Presiden AS. Sebab jika Trump yang kembali terpilih, dia akan sibuk lagi perang dagang dengan Tiongkok.<br>

Inibaru.id - Permasalahan perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok adalah salah satu topik utama yang disorot oleh para pemilih dan sejumlah negara lain dalam ajang pilpres di AS. Sebab, perang dagang ini memang punya pengaruh besar dalam kinerja impor-ekspor dunia. Selain itu, hal ini juga akan memberikan dampak pada perekonomian global, termasuk perekonomian Indonesia.

Sejumlah pengamat ekonomi di Indonesia meyakini, ekonomi Indonesia dan dunia akan sulit membaik jika Presiden Donald Trump kembali terpilih. Hal sebaliknya diprediksi akan terjadi jika Joe Biden yang naik tahta.

Hal ini disampaikan oleh pengamat hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, Makmur Keliat. Katanya, meski nggak ada dampak langsung dari pemilu AS, Indonesia akan diuntungkan jika nggak ada lagi perang dagang antara AS dan Tiongkok sebagaimana yang terjadi selama empat tahun terakhir di bawah pemerintahan Trump.

Kebijakan keduanya nanti bakal mempengaruhi laju ekspor-impor dunia dan Indonesia. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

"Kita harus mencatat dengan jelas bahwa kita tidak terlalu penting bagi Amerika secara perdagangan, tetapi kita menganggap Amerika Serikat Penting bagi kita secara perdagangan dan investasi," ujar Makmur, Senin (26/10/2020).

Dari sisi pajak, Ekonom dari Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Malik Zaini mengatakan jika Trump kembali terpilih, dia kemungkinan akan kembali memangkas pajak seperti periode sebelumnya.

Stimulus fiskal yang direncanakan Trump dalam periode 2021-2024 hanya akan terbatas di angka sekitar US$334 miliar. Hal ini adalah konsekuensi dari penerimaan negara yang rendah akibat pemotongan pajak.

Sebaliknya Biden justru akan menerapkan kebijakan berbeda. Dia akan menaikkan sejumlah pajak, termasuk pajak korporasi yang diperkirakan bakal naik 15 persen layaknya sebelum era Trump menjabat.

Pengamat menilai kalau Joe Biden lebih menguntungkan Indonesia. (Medcom)<br>

Kalau dari sisi anggaran belanja negara, Biden yang pernah menjabat sebagai wakil presiden para era kepemimpinan Barack Obama berjanji memberikan stimulus fiskal yang jauh lebih besar dibanding Trump, yakni sekitar US$2,5 triliun selama periode 2021-2024.

"Karena ekonomi Amerika merupakan 30 persen dari ekonomi dunia. Maka ketika AS melakukan stimulus besar pasti dampaknya akan cukup besar bagi negara emerging market dan di seluruh dunia," jelas Ahmad Malik.

Maka dari itu, Ahmad menggambarkan jika Trump terpilih lagi, kemungkinan pemulihan ekonomi akan jauh lebih lamban. Namun jika Biden yang terpilih, pemulihan ekonomi dunia akan berlangsung lebih cepat.

Nah, kalau dari sisi perdagangan internasional, Ahmad Malik berkata jika Trump kembali ke Gedung Putih, dia juga akan melanjutkan perang dagang dengan Tiongkok. Sebaliknya, Biden justru akan mengatasi sengketa perdagangan dengan Tiongkok secara multilateral melalui organisasi perdagangan dunia (WTO).

"Kalau Biden yang terpilih, mungkin isu perang dagang antara AS dan Tiongkok akan lebih sedikit mengalami penurunan tensinya."

Kamu dukung siapa nih di Pilpres AS tahun ini, Millens, Trump atau Biden? (Bbc/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: