BerandaHits
Selasa, 29 Mar 2021 18:30

Sentimen Anti-Asia di Berbagai Negara; Kenapa Kita Tiba-Tiba Dibenci?

Protes sentimen anti-Asia di New York, Amerika Serikat. (Twitter/NewYorkStateAG)

Nggak hanya terjadi di AS dan memicu penembakan di Atlanta, sentimen anti-Asia ternyata juga merebak ke sejumlah negara. Pertanyaannya, kenapa kita tiba-tiba dibenci?

Inibaru.id – Kasus penembakan yang memakan korban jiwa belum lama ini kembali terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Atlanta. Seorang warga AS membunuh delapan orang di area spa pada 16 Maret 2021 malam, enam di antaranya merupakan perempuan keturunan Asia-Amerika.

Pembunuhan yang menyebar ke seluruh dunia ini konon dipicu sentimen, kebencian, serta rasisme terhadap masyarakat Asia atau keturunannya. Belakangan, sentimen anti-Asia memang meningkat di AS. Dalam beberapa minggu terakhir, beberapa orang Asia meninggal di sana.

Kematian Vichar Ratanapakdee, imigran Thailand berusia 87 tahun, dan penyerangan brutal terhadap seorang lelaki Asia berusia 67 tahun di San Francisco menjadi buktinya.

Lalu, ada Denny Kim yang mengaku dipukul beberapa orang di Koreatown, Los Angeles. Saat pemukulan, Kim mengatakan bahwa para pelakuknya sempat berteriak: Kamu mengidap Virus Tiongkok. Kembalilah ke Tiongkok!

Sejak virus Covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia, sentimen anti-Asia memang merebak di AS. Pada 2020, New York City Police Department (NYPD) mencatat ada 29 serangan bermotivasi rasial terhadap orang Asia-Amerika di New York City. 24 kasus di antaranya berkaitan dengan virus corona.

Sementara, dari laporan Stop AAPI Hate, kasus diskriminasi terhadap orang Asia-Amerika dalam sebulan terakhir (Februari-Maret) telah mencapai 500 kasus. Ucapan seperti "virus Tiongkok" dan "kung-flu" yang dilontarkan mantan Presiden AS Donald Trump ditengarai turut andil dalam sentimen negatif ini.

Menjalar ke Negara Lain

Sebuah negara harus memberikan alasan kepada warganya kenapa suatu bencana terjadi atau sebuah keputusan harus dilakukan. Terkadang, alasan itu sejatinya mengada-ada, yang sayangnya dipercaya para pendukung atau orang-orang yang nggak tahu.

Mungkin, inilah yang terjadi di AS. Ucapan kurang bijak yang dilontarkan Trump agaknya ditelan mentah-mentah oleh warganya. Yang menyedihkan, sentimen negatif ini nggak hanya terjadi di AS. Beberapa negara juga tampak latah menyerukan anti-Asia. Negara mana saja?

1. India

Anti Asia juga terjadi di India, khususnya terhadap Tiongkok. (Reuters/Rupak De Chowdhuri)

Kendati sama-sama berlokasi di Benua Asia, sejumlah warga India tetap melakukan sentimen anti-Asia, khususnya terhadap orang Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea. Secara fisik, penampilan orang India memang "berbeda" dengan orang-orang Asia Timur.

Selain sentimen Covid-19, anti-Asia di India konon juga dipicu oleh tudingan bahwa Tiongkok dan perusahaan-perusahaannya menghancurkan alam. Selain itu, ketegangan tentara perbatasan Tiongkok dan India beberapa waktu lalu juga menjadi pemicunya.

2. Australia

Sentimen anti-Asia juga terjadi di Australia. (Getty Images/AFP/ELIJAH NOUVELAGE)

Negara tetangga Indonesia ini juga mengalami peningkatan sentimen Anti Asia dengan signifikan. Komunitas Asia-Australia sering mengalami hinaan rasis. Bahkan, banyak restoran atau perusahaan dari Tiongkok yang ada di Sydney dan Melbourne mengalami penurunan keuntungan sampai 70 persen.

Pemicunya? Gara-gara pandemi Covid-19. Mereka merasa Tiongkok berhak disalahkan karena virus tersebut bermula dari negeri berjuluk Tirai Bambu tersebut.

3. Belanda

Protes sentimen Anti Asia yang mulai terjadi di Belanda. (Bbc/Getty Images)

Di Negara Oranje ini, terjadi sejumlah kasus yang menunjukkan sentimen anti-Asia. Sebagai contoh, pada 8 Februari 2020 lalu, asrama mahasiwa Tiongkok di Universitas Wageningen dirusak. Seorang lelaki keturunan Tiongkok bahkan ditendang di Amsterdam dua hari kemudian.

4. Prancis

Sentimen anti Asia juga merambah Prancis. (Theconversation)

Warga Prancis keturuan Tiongkok, Korea, dan Jepang banyak yang dikucilkan atau bahkan mengalami serangan kekerasan. Restoran Asia bahkan mengalami penurunan omzet dengan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Pandemi yang berlangsung sangat lama memang membuat orang berpikir nggak logis. Alih-alih mencari cara untuk membenahi keadaan, sebagian orang memang lebih suka melimpahkan kesalahan pada orang lain.

Ehm, sejatinya, membenci orang lain nggak bikin pandemi ini berakhir, kok. Jadi, kamu jangan begitu juga ya, Millens! (Cnb/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: