BerandaHits
Kamis, 18 Agu 2021 09:41

Sembuh dari Covid-19 Jadi Pikun dan Lemot, Ini Penyebabnya

Pasien sembuh dari Covid-19 jadi pikun dan lemot. Banyak yang mengalaminya. (Flickr/ Jose Navarro)

Banyak pasien sembuh dari Covid-19 jadi pikun dan lemot. Mereka sulit bekerja dengan normal seperti biasa. Ternyata, ada penyebab dari hal ini, lo.

Inibaru.id – Ada banyak pasien yang sembuh dari Covid-19 yang jadi pikun dan lemot. Mereka susah mengingat dan susah berpikir hingga kesulitan beraktivitas dan bekerja seperti sebelumnya. Sebenarnya, apa sih penyebab dari hal ini?

Dr Pukovisa Prawirohardjo, Sp.S (K), dokter spesialis saraf dari RSUI punya jawabannya. Dia menyebut banyak pasien yang sembuh dari Covid-19 yang mengalami penurunan fungsi kognitif otak, baik itu mudah lupa hingga pikiran yang lebih lemot dari biasanya. Kalau dalam dunia medis, bisa disebut dengan gejala “LALILULELO”.

Istilah ini sama sekali nggak lucu-lucuan, Millens karena bisa dijabarkan sebagai Labil dari sisi emosi, Linglung, Lupa, Lemot, dan penurunan Logika berpikir. Nah, kalau menurut dr Pukovisa, pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 bisa memeriksakan diri ke dokter kalau sudah merasa terganggu dengan gejala-gejala ini.

Di sisi lain, sebuah penelitian yang diungkap hasilnya dalam Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer pada 29 Juli 2021 di Denver, Colorado, Amerika Serikat, juga mengungkap fakta bahwa cukup banyak penyintas Covid-19 yang mengalami kabut otak atau gejala gangguan kognitif lainnya selama beberapa bulan usai mereka dinyatakan sembuh. Gejala lain adalah bingung dan mudah lupa.

Penelitian ini mengungkap bahwa virus Covid-19 memang menyerang banyak organ selain saluran pernapasan, termasuk di antaranya adalah saraf dan otak.

Covid-19 juga menyerang otak dan saraf. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Penelitian lain yang dilakukan di Meksiko membuktikan bahwa 20 persen dari total 370 pasien Covid-19 mengalami gangguan kesehatan seperti sakit kepala, anosmia, ageusia, dan lain-lain. Sementara itu, penelitian di Oxford, Inggris, membuktikan bahwa 33,62 persen dari 236.379 pasien Covid-19 mengalami gangguan neurologis serta psikiatris dalam tempo 6 bulan usai dinyatakan sembuh.

“Virus secara langsung menyerang ujung saraf di hidung, lidah, paru-paru, usus, dan bahkan otak. Respons tubuh yang melawan virus juga bisa memberikan efek ke fungsi saraf,” jelas Kepala Instalasi Gawat Darurat RSUI dr Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp.S terkait dengan gejala-gejala jangka panjang yang dialami pasien yang sembuh dari Covid-19.

Kalau menurut Scott Gottlieb dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), Covid-19 memang bisa mempengaruhi bagian area abu-abu otak. Dampaknya, fungsi otak pun mengalami penurunan.

“Ini sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan bahwa virus dapat memiliki efek langsung pada bagian otak tertentu,” terang Gottlieb, Minggu (20/6/2021).

Mengingat Covid-19 termasuk dalam pathogen jenis baru yang menyerang manusia, para peneliti pun masih melakukan studi lebih mendalam terkait dengan dampak ini.

Satu hal yang pasti, kalau kamu adalah pasien Covid-19 yang sudah sembuh namun mengalami lemot atau mudah lupa, kamu nggak sendirian kok, Millens. Semoga saja kondisi otakmu segera membaik seperti semula, ya? (Kum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: