BerandaHits
Sabtu, 17 Mar 2023 11:38

Selain Ngak Ada Jaminan Keamaan, Jastip Obat Juga Ilegal

Ilustrasi: Kemenkes mengimbau kepada masyarakat untuk nggak membeli produk obat jastip dari luar negeri. (Pixabay/RiYa)

Ada banyak alasan kenapa Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk nggak membeli obat via jasa titip dari luar negeri. Selain nggak ada jaminan keamanan, obat-obat yang masuk ke Indonesia itu juga ilegal.

Inibaru.id - Jasa titip untuk beberapa hal memang sangat membantu kita ya? Tapi, di dunia kesehatan, ada juga jasa titip, lo. Produk yang jadi komoditas jasa titip dari luar negeri itu adalah obat. Kini, fenomena itu sedang marak dan menjadi sorotan.

Hal itu berawal dari laporan Rumah Sakit Adam Malik, Medan, Sumatera Utara kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Konon, maraknya jastip obat itu disebabkan karena harga obat lebih murah ketimbang yang dijual di dalam negeri.

Tapi, perlu kamu tahu, murahnya harga obat dari luar negeri itu nggak menjamin kualitas produknya sama atau lebih baik. Oleh karena itu Kemenkes mengimbau kepada masyarakat untuk nggak membeli produk obat jastip dari luar negeri.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengemukakan empat alasan kenapa kamu sebaiknya nggak membeli obat melalui jastip.

Tak Ada Jaminan Keamanan

Nadia mengatakan, obat yang dibeli secara jastip nggak ada jaminan keamanannya. Bisa jadi obat itu palsu dan nggak ada yang bisa dimintai tanggung jawab di kemudian hari.

"Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah menyatakan hati-hati, siapa yang tanggung keamanannya, siapa yang tahu obat itu ternyata palsu, dan lainnya," kata Nadia.

Ilegal

Menurut Nadia, obat jastip tergolong sebagai obat ilegal karena nggak ada jaminan kemanan dan nggak memberikan pajak resmi dari pemerintah. Karena nggak dipajaki, fenomena jastip muncul. Kenapa? Karena obat yang dari luar negeri dianggap lebih murah. Selain itu obat tersebut memang nggak tersedia di dalam negeri.

Untuk Kebutuhan Pribadi

Nadia melanjutkan, obat dari luar negeri pada dasarnya boleh dikonsumsi dengan ketentuan memenuhi kebutuhan dari pembelinya atau kepentingan pribadi.

"Obat boleh untuk kepentingan sendiri, bukan jastip. Walau harus hati-hati karena tidak ada yang tahu, kalau dibawa orang lain, jualan gak sih?" ujarnya.

Belum Diatur

Nadia mengatakan, transaksi jastip obat dari luar negeri ke Medan jauh lebih murah sekitar 5%-15%. Salah satu obat yang banyak dibeli dari luar negeri adalah obat pemulihan kanker karena di Indonesia masih sangat terbatas.

"Contohnya, Yayasan Kanker yang banyak mengurus anak dengan kanker, boleh gak sih dia mendaftarkan obat ini bisa masuk. Nah itu belum (di Indonesia)," pungkasnya.

Itu dia risiko-risiko jika kamu nekad membeli obat dengan metode jastip dari luar negeri, Millens. Ya, terlalu berbahaya karena nggak ada jaminan dari siapapun. (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Komentari Jastip Obat, Ini Empat Peringatan Kemenkes.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: