BerandaHits
Selasa, 6 Jun 2022 10:42

Sebenarnya, Candi Prambanan Masuk Wilayah Jateng atau Jogja?

Candi Prambanan, wilayahnya ada di Jateng dan Jogja. (Flickr/ Jorge Franganillo)

Ada yang menyebut Candi Prambanan berlokasi di Klaten, Jawa Tengah. Tapi, banyak pula yang menyebut Candi Prambanan ada di Jogja. Sebenarnya, mana yang benar?

Inibaru.id – Cukup banyak orang yang bingung dengan lokasi Candi Prambanan. Ada yang menyebutnya masuk dalam wilayah Klaten, Jawa Tengah. Namun ada juga yang menyebutnya masuk wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lantas, sebenarnya candi ini ada di mana, sih?

Realitanya, jika kita membahas ke seluruh kompleks bangunan dan pendukung Candi Prambanan, memang terbagi dalam dua wilayah tersebut. Jadi, kalau kamu menyebutnya masuk wilayah Jateng, boleh-boleh saja. Tapi, kalau ada yang menyebut Candi Prambanan ada di Jogja, juga nggak salah.

Yang menarik, karena terbagi dalam dua provinsi, kompleks candi dengan luas 39 hektare ini ada di dua kecamatan yang memiliki nama sama, yaitu Prambanan. Yap, baik itu Sleman ataupun Klaten punya kecamatan dengan nama tersebut karena menyesuaikan dengan adanya candi bersejarah nan megah tersebut.

“Kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan ada di dua wilayah itu betul. Batasnya sebuah tugu hitam,” ungkap Camat Prambanan yang ada di Klaten Puspa Enggar Hastuti, Sabtu (5/3/2022).

Nah, bagian barat tugu hitam yang ada di kompleks Candi Prambanan masuk wilayah Yogyakarta. Kalau sebelah timur, masuk wilayah Klaten. Tapi, kalau bangunan candi, keseluruhannya ada di Yogyakarta, Millens.

Lantas, sejak kapan sih pembagian dari wilayah Candi Prambanan ke dua provinsi ini? Puspa mengaku nggak tahu. Satu hal yang pasti, bangunan Candi Prambanan hanya dirawat oleh BPCB DIY.

“Candi Prambanan pemeliharaan oleh BPCB DIY. Kantornya di Bogem, Kalasan, Sleman. Sedangkan Candi Sewu, Candi Lumbung, sampai Candi Plaosan pemeliharaan oleh BPCB Jateng kantornya di Desa Bugisan,” lanjut Puspa.

Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9. (The Jakarta Post/Boy T Harjanto)

Omong-omong ya, tugu hitam ini ada di depan Candi Brahma. Karena alasan inilah, Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung yang ada di bagian timur masuk wilayah Klaten. Selain itu, pasar cendera mata dan tempat parkir juga masuk wilayah Klaten. Menariknya, pihak Kecamatan Prambanan di Klaten sama sekali nggak mengelola parkiran tersebut.

“Untuk pendapatan parkir berapa, kecamatan tidak mengetahui karena kewenangan di dinas lain,” jelas Puspa.

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Pembangunannya diperkirakan terjadi pada abad ke-9 masehi di masa Wangsa Sanjaya. Meski populer berkat legenda Roro Jonggrang, candi ini nggak dibangun semalam, Millens.

Candi ini sempat ditelantarkan usai Sri Maharaja Mpu Sindok memindahkan kekuasaan Wangsa Dinasti Isyana ke Jawa Timur. Diduga, hal ini disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Meski begitu, keberadaannya kembali jadi perhatian kala seorang Belanda bernama CA Lons menemukannya pada 1733.

Candi Prambanan baru mulai dipugar pada 1918. Tapi, upaya pemugaran serius baru benar-benar dilakukan pada 1930-an dan masih dilakukan sampai sekarang.

Menarik ya melihat fakta-fakta Candi Prambanan, termasuk wilayahnya yang terbagi di dua provinsi, Millens? (Wik, Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: