BerandaHits
Selasa, 28 Agu 2023 16:04

Satu Tahun Kematian Iwan Boedi; Keluarga Masih Mencari Keadilan

Pada peringatan satu tahun kematian Iwan Boedi, keluarga beserta jaringan lintas agama menggelar aksi di depan Polda Jateng. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Sudah satu tahun kasus pembunuhan saksi korupsi hibah tanah di Kota Semarang, Iwan Boedi, belum terungkap. Keluarga beserta orang-orang yang peduli dengan kasus tersebut masih mencari keadilan.

Inibaru.id - Dionisius Andra masih mencari keadilan lantaran belum terungkap kematian ayahnya, Paulus Iwan Boedi Prasetyo. Satu tahun sudah kasus pembunuhan tragis Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bappeda Kota Semarang itu mandek.

Pada Kamis (24/8/2023), bersama puluhan orang yang tergabung dalam Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak), Andra, panggilan akrabnya, mendatangi Polda Jateng untuk berorasi sekaligus mengingatkan kepolisian akan peristiwa yang menciderai kemanusiaan.

Masih segar dalam ingatan, Iwan Boedi dinyatakan hilang dan tewas secara mengenaskan di kawasan Marina sebelum jadi saksi kasus korupsi hibah tanah di Mijen, Kota Semarang.

"Selamat tinggal TKP Marina! Merelakan kepergian sosok ayah, harus kami lakukan. Tapi merelakan kasus ini memudar, itu tidak akan pernah terjadi," ujar Andra.

Mereka juga membawa spanduk berisikan tuntutan kepada Presiden Jokowi. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Pada peringatan satu tahun kasus Iwan Boedi, massa membentang spanduk bertuliskan "I Want Justice". Mereka lalu menabur bunga, menyanyikan lagu 'Gugur Bunga', dan melakukan teatrikal.

Putra kedua Iwan Boedi itu meminta agar kasus kematian ayahnya terus dikawal. Dia tidak ingin misteri pembunuhan Iwan Boedi seperti Marsinah, Munir, Widji Thukul dan lainnya yang sampai detik ini belum terungkap.

"Terima kasih untuk sahabat Iwan Boedi yang kembali menebalkan kasus ini dengan tinta keadilan dan cinta kasih," tutur Andra.

Pesan Istri Iwan Boedi

Aksi peringatan satu tahun kematian Iwan Boedi melakukan teatrikal. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Andra kemudian mengeluarkan secarik kertas berisikan surat yang ditulis oleh ibunya. Istri Iwan Boedi tersebut masih menantikan kabar dari pihak kepolisian soal siapa dalang pembunuhan suaminya.

"Ada pesan dari seorang ibu empat anak yang menanti dan menaruh harapan kasus ini terselesaikan. Jangan biarkan berkas-berkas kasus (Iwan Boedi) tersimpan rapih di gudang. Berkas-berkas itu bersanding dengan berkas lainnya agar selalu tersentuh," ucap Andra membacakan surat tersebut.

Seorang pastor gereja Eduardus Didik Cahyono mengatakan, peristiwa pembunuhan Iwan Boedi melukai kemanusiaan. Semua agama tidak menghendaki perbuatan keji tersebut.

Lelaki yang biasa disapa Didik itu menyebut, penanganan kasus Iwan Boedi lamban karena sudah satu tahun jalan di tempat. Dia pun mendesak jajaran Polda Jateng untuk segera mengumumkan siapa dalang pembunuhan Iwan Boedi.

"Saya meminta pihak-pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus Iwan Boedi bekerja lebih keras lagi. Saya tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk nyawa manusia tidak dihormati di negara yang katanya banyak orang agamis," tutur Didik.

Baginya satu tahun bukan waktu yang pendek. Oleh karena itu, Didik heran kenapa pihak kepolisian masih saja kesulitan mengungkap kasus tersebut.

"Sekali lagi kami mengajak seluruh pihak bersedia membantu keluarga ini mencari keadilan agar anggota keluarga keluarga yang ditinggalkan diberi kedamaian," tukasnya.

Semoga perjuangan keluarga dan pihak-pihak yang peduli dengan Iwan Boedi tidak sia-sia. Kita semua berharap penanganan kasus ini segera terbuka seterang-terangnya dan dalang tindak kejahatan mendapatkan hukuman setimpal. (Fitroh Nurikhsan/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Pemerintah Buka Polling hingga 28 Juni

29 Jun 2026

Perusahaan Kereta Asal Swiss Lirik Indonesia sebagai Basis Produksi untuk Pasar Asia

30 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: