BerandaHits
Minggu, 7 Nov 2020 09:44

Salah Protokol Pegang Panda, Blackpink Dikecam Pemerintah Tiongkok

Blackpink dikecam pemerintah Tiongkok. (Instagram Blackpink)

Blackpink mendapat banyak kritikan dari warganet dan dikecam keras oleh Pemerintah Tiongkok acara reality show-nya. Dalam acara itu Blackpink beserta membernya tampak memegang panda tanpa dibarengi protokol yang benar.<br>

Inibaru.id - Acara reality show Blackpink membawa perkara. Hal itu didapati dari sebuah cuplikan video yang memperlihatkan para member sedang menggendong dan memeluk hewan panda. Video yang dilihat oleh 2,5 juta penonton itu menuai kontroversi setelah diunggah pada Kamis, 5 Desember 2020.

Kontroversi terjadi karena aktivitas tersebut dipermasalahkan oleh pihak berwajib. Tiongkok mengatakan bahwa para member Blackpink membahayakan bayi panda dan melanggar regulasi ketat yang diberlakukan pemerintah mereka.

Karena kontroversi video itu pula, sekarang administrasi kehutanan pemerintah Tiongkok ikut terlibat. Demikian dilansir dari laman Koreaboo, Jumat, 6 November 2020.

Video yang berdurasi 1 menit itu adalah preview episode terakhir reality show mereka yang berjudul “24/365 with Blackpink”. Di situ tampak Lisa, Jennie, Rose, dan Jisoo sedang menuju ke taman bermain Everland dan kebun binatang di Korea, untuk menghabiskan waktu dengan giant panda atau panda raksasa yang ada di sana.

Acara reality show yang memegang panda. (24/365 With Blackpink)<br>

Sambil membuatkan makanan untuk ibu panda, keempatnya juga berkesempatan untuk menggendong, memeluk, dan bermain dengan bayi panda berusia 3 bulan bernama Fubao.

Memang banyak fans yang menganggap video itu lucu dan menggemaskan, namun nggak kalah banyak juga kritikan keras bertebaran di media sosial Tiongkok. Menurut para pengkritik, tayangan tersebut membahayakan bayi panda.

Fubao lahir di Korea tahun ini, namun dia bukanlah hewan Korea. Hampir seluruh panda raksasa di dunia ini merupakan milik pemerintah Tiongkok. Kebun binatang di seluruh dunia hanyalah menyewa panda-panda itu.

Biaya sewa panda bisa seharga US$1 juta (Rp14,2 miliar) per tahun per kontrak 10 tahun. Selain itu, kebun binatang yang menyewa panda juga harus membayar tambahan US$400 ribu (Rp5,7 miliar) untuk setiap bayi panda yang lahir di bawah pengawasan mereka.

World Everland Korea, atau lokasi yang digunakan syuting Blackpink, merupakan milik Tiongkok. Maka, kebun binatang itu harusnya mengikuti peraturan ketat untuk melindungi mereka dari penyakit.

Salah satu aturan ini menyebutkan bahwa anggota masyarakat nggak boleh menyentuh panda atau melakukan kontak dekat dengan mereka dengan cara apa pun. Sebab menurut Administrasi Kehutanan Negara tersebut, mengizinkan non-profesional menyentuh panda meningkatkan risiko hewan lucu itu tertular infeksi zoonosis.

Beberapa member memegang panda tanpa disertai pengaman. (24/365 With Blackpink)

Selain itu, ada juga aturan kalau seseorang yang punya hewan peliharaan nggak boleh menyentuh panda. Pada 2015, beberapa panda mati karena penyakit akibat virus yang ditemukan pada anjing peliharaan.

Giant Panda memang saat ini dianggap terancam punah, pemerintah Tiongkok menganggap kesejahteraan mereka sebagai hal yang terpenting. Jadi nggak heran jika tindakan Blackpink dikecam keras.

Para member Blackpink yang ikut memegang juga nggak dibarengi prosedur khusus. Mereka juga pakai makeup, parfum, dan nggak pakai sarung tangan. Beberapa anggota juga diketahui memiliki hewan peliharaan berupa anjing dan kucing di rumah

Sebenarnya, warganet nggak sepenuhnya mengkritik Blackpink. Ada juga yang menyebut bahwa staf YG Entertainment dan penjaga kebun binatang Everland-lah yang menjadi pihak yang bertanggung jawab. Mereka diduga nggak mengikuti aturan yang seharusnya diketahui.

Pusat Penelitian dan Konservasi Panda Raksasa China saat ini sedang dalam proses menyelidiki insiden tersebut. Potensi hukuman untuk Everland, YG Entertainment, dan Blackpink belum diketahui. Sebelumnya pemerintah Tiongkok diketahui pernah menarik panda dari kebun binatang di luar negeri.

Wah, kalau urusannya dengan hewan langka, memang harus sangat berhati-hati ya, Millens. (IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: