BerandaHits
Sabtu, 23 Jul 2021 17:01

Ribetnya Vaksinasi Harus Bawa Fotokopi KTP, Lantas, Fungsi e-KTP Apa?

Vaksinasi di masa pandemi Covid-19 yang genting terhambat oleh birokrasi harus membawa fotokopi e-KTP. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Untuk mendapatkan vaksin Covid-19, ternyata ada birokrasi membawa fotokopi KTP. Hal ini tentu bikin ribet, Millens. Lantas, fungsi e-KTP apakah nggak ada artinya?

Inibaru.id – Bukan warganet Indonesia namanya kalau nggak aktif mengkritik kebijakan yang dianggap nggak sesuai. Nah, kali ini yang dikritik adalah ribetnya proses vaksinasi Covid-19 yang harus menyertakan fotokopi KTP. Pertanyaan tentang fungsi e-KTP yang ada embel-embel elektronik dan dianggap lebih modern pun kembali muncul.

Jadi, penyebabnya adalah banyak warganet yang nggak bisa ikut vaksinasi gara-gara alasan yang sangat konyol, yakni nggak bawa fotokopi KTP. Padahal ya mereka membawa KTP asli. Birokrasi khas Indonesia yang terkadang seperti kembali ke abad ke-20 ini pun bikin heran banyak orang.

Contohnya nih, ya. Akun Twitter @SoeTjenMarching menceritakan kalau asisten rumah tangga suadaranya hanya bisa memakai KTP lama karena e-KTP baru-nya hilang. Yang bikin heran, dengan nomor kependudukan yang sebenarnya sama saja, dia nggak bisa mendapatkan vaksinasi gara-gara hal ini. Alhasil, asisten rumah tangga itu terpapar Covid-19 dan menularkan suaminya yang kemudian meninggal.

Ada juga warganet yang menyebut lansia yang sudah antre berjam-jam nggak boleh divaksin gara-gara nggak bawa fotokopi KTP. Hal ini seperti nggak masuk akal mengingat vaksinasi seharusnya bisa didapatkan siapa saja warga negara Indonesia di masa darurat seperti sekarang ini.

Banyak Warga Adat di Pedalaman yang Nggak Punya e-KTP

Nah, hal lain terkait dengan e-KTP atau birokrasi untuk vaksinasi juga terjadi di pedalaman. Ternyata, banyak warga adat di sana yang nggak punya KTP lo. Dampaknya, mereka nggak hanya nggak masuk daftar kependudukan, namun juga nantinya nggak bakal bisa dilibatkan dalam program vaksinasi.

Di banyak pedalaman atau desa-desa, banyak warga yang bahkan nggak punya KTP. Mereka nggak bakal bisa divaksin? (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

“Vaksinasi padahal sangat urgent karena kampung-kampung adat sudah nggak bisa lagi melindungi warganya dari Covid-19,” jelas Ketua persekutuan Perempuan Adat Nusantara yang masuk dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Devi Anggraini.

Devi juga mengkritik pemerintah yang selama ini masih memprioritaskan vaksinasi di kota-kota besar saja. Padahal, di desa-desa, termasuk di pedalaman, mereka juga membutuhkannya. Hal ini disebabkan oleh banyak orang dari luar atau para turis yang datang ke kampung adat dan membawa serta juga Covid-19.

Selain itu, fasilitas kesehatan di desa-desa atau kampung adat masih belum cukup untuk menjamin kesehatan para warga adat. Banyak warga yang juga belum mendapatkan informasi lengkap terkait bahaya dan cara mencegah penularan Covid-19.

Devi pun menyarankan pemerintah untuk lebih aktif menjemput bola dan mengadakan vaksinasi di desa-desa atau kampung adat. Mereka juga seharusnya bisa divaksinasi meski nggak punya KTP.

Hm, nggak nyangka ya, Millens, vaksinasi di masa genting pandemi Covid-19 ini ternyata juga masih bisa terhambat karena hal yang seharusnya nggak ribet seperti KTP. (Dw, Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: