BerandaHits
Sabtu, 29 Agu 2025 11:01

Ramai Turis, Ramai Masalah, Jeju Mulai Kebanjiran Keluhan Soal Wisatawan Nggak Tertib

Turis di Pulau Jeju banyak yang membuat masalah dan bikin resah. (SCMP/Shutterstock)

Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan ke Pulau Jeju di Korea Selatan, masalah semakin banyak muncul. Warga pun resah dengan kondisi ini.

Inibaru.id – Pulau Jeju di Korea Selatan dikenal sebagai destinasi impian dengan pantai indah, alam yang menawan, dan suasana tropis yang menyegarkan. Tapi belakangan, pesona Jeju sedikit tercoreng oleh ulah para wisatawan yang kurang tertib. Naiknya jumlah turis ternyata ikut meningkatkan kasus pelanggaran ringan, bahkan keluhan dari warga setempat.

Nggak tinggal diam, pihak kepolisian Jeju pun mencari cara yang lebih ramah untuk mengatasi masalah ini. Mereka menerbitkan selebaran etika dalam tiga Bahasa, yaitu Bahasa Korea, Inggris, dan Mandarin, sebagai bentuk imbauan bagi para pengunjung. Isinya? Ajakan untuk nggak melanggar aturan seperti buang sampah sembarangan, merokok di tempat terlarang, menyeberang sembarangan, hingga mabuk di tempat umum.

“Selebaran ini dibagikan langsung oleh petugas saat patroli jika mereka menemukan pelanggaran kecil,” ungkap salah satu pejabat Kepolisian Jeju sebagaimana dikutip dari Koreatimes, Rabu (20/8/2025). “Ini kami lakukan agar wisatawan tetap merasa nyaman tanpa perlu langsung diberi sanksi.”

Langkah ini diambil menyusul melonjaknya jumlah wisatawan asing yang datang ke Jeju, terutama sejak dibukanya kembali penerbangan langsung pasca-pandemi. Tahun ini saja, lebih dari 7 juta orang tercatat telah mengunjungi Jeju, termasuk 1,16 juta wisatawan mancanegara.

Angka tersebut naik lebih dari 14 persen dari tahun sebelumnya. Wisatawan asal Tiongkok menjadi penyumbang terbesar lonjakan ini, apalagi dengan kembalinya kapal pesiar yang membawa ribuan penumpang tiap kali berlabuh.

Isi selebaran yang diberikan ke wisatawan yang datang ke Jeju. (Jeju Provincial Police Agency)

Sayangnya, seiring padatnya wisatawan, kasus perilaku nggak sopan juga ikut naik. Dalam kurun Maret hingga Juni, lebih dari 4.800 pelanggaran ringan tercatat, mulai dari buang sampah sembarangan, merokok sembarangan, hingga buang air kecil di tempat umum. Beberapa insiden bahkan sempat viral di media sosial Korea.

Salah satu kasus yang ramai diperbincangkan terjadi pada April lalu, saat seorang perempuan kedapatan merokok di dalam bus dan melempar puntung rokok ke jalan begitu diminta berhenti oleh penumpang lain.

Di bulan berikutnya, media lokal memberitakan seorang anak kecil yang buang air kecil di pinggir halte dekat Pantai Hamdeok, sementara orang dewasa di sekitarnya hanya melihat.

Keresahan ini bahkan sampai menyentuh kalangan pelajar. Enam siswa SD Pyoseon sampai mengirim saran ke situs pemerintah daerah Jeju agar dibuat sistem pelaporan khusus untuk perilaku tidak pantas dari turis. Menurut mereka, selama ini masyarakat bingung harus melapor ke mana jika melihat pelanggaran.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa wisata bukan cuma soal menikmati tempat baru, tapi juga soal menghargai budaya dan aturan lokal. Kalau kamu punya rencana ke Jeju atau tempat wisata mana pun, jangan lupa, jadi turis yang sopan itu juga bagian dari pengalaman jalan-jalan yang berkesan! Setuju kan, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: