BerandaHits
Senin, 14 Mar 2021 10:08

Punya Usaha? Yuk Upgrade WhatsApp Pribadi ke Bisnis!

WhatsAPp Bisnis. (Ayo Semarang)

WhatsApp bisnis kini telah banyak dipakai sebagai sarana promosi dalam usaha. Lalu apa sih keunggulan dan bagaimana cara memakainya?

Inibaru.id – Di masa kini, tiap orang tentu pengin mencoba peruntungan di dunia bisnis. Entah dalam bidang barang maupun jasa. Untuk memfasilitasi hal ini, WhtasApp telah meluncurkan WhatsApp Business pada 18 Januari 2018 lalu.

Aplikasi ini diperuntukkan bagi para pebisnis agar lebih mudah terhubung ke sejumlah besar pengguna atau pelanggan bisnisnya. Bahkan data pada 2017 menunjukkan bahwa pengguna WhatsApp asal Indonesia mencapai 35,8 juta orang. Hal ini tentu memudahkan para pebisnis untuk mengembangkan usahanya lewat aplikasi percakapan satu ini.

Para pengguna WhatsApp Bisnis nggak hanya bisa mengirim pesan pribadi, namun juga membagikan produknya pada seluruh pengguna. Nggak heran, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar menggunakan fitur baru WhatsApp ini untuk melebarkan sayapnya.

Sesuai dengan namanya, platform yang berdiri sendiri atau stand alone membidik kalangan bisnis kecil ataupun besar agar mudah menjalin komunikasi dengan baik kepada para pelanggannya. Tentu fitur WhatsApp messanger biasa dengan Whatsapp bisnis ini memiliki perbedaan ya, Millens!

Nah beberapa keunggulan menggunakan WhatsApp bisnis ini adalah sebagai berikut:

Pesan Otomatis

Tidak ada pesan terabaikan. (Bisnis Muda)

Sebagai pemegang WhatsApp bisnis, kamu dapat mengatur pesan otomatismu menjadi tiga kategori, Millens! Away Message, biasanya digunakan pada luar jam kerja atau di saat bisnis sedang tutup maka dengan otomatis balasan pesan akan terkirim.

Nah, untuk menyambut pelanggan baru, kamu bisa memanfaatkan Greeting Message. Selain itu, dengan fitur ini kamu dapat menawarkan produk baru secara menyeluruh kepada para pelanggan. Sementara Quick Replies dapat membalas pesan masuk dengan pesan pertanyaan yang sama.

Cara mengoperasikannya mudah! Cukup buat beberapa pesan yang kemungkinan besar para pelanggan akan bertanya dengan pertanyaan yang sama tentang bisnismu. Jika ada pesan yang masuk, ketik simbol garis miring "/" maka akan muncul Quick Replies yang sudah dibuat sebelumnya. Jadi nggak ada pesan yang terabaikan deh!

Mempermudah Bisnis

Contoh katalog dalam whatsapp bisnis. (Detik)

Selain menginformasikan profil perusahaan, seperti jam operasional, situs resmi, dan lokasi, pebisnis juga bisa memilih kategori bisnis yang tersedia. Jika jenis bisnismu nggak tersedia dalam pilihan, pilihlah ‘Others”

Selanjutnya, segala aktivitas bisnismu bisa dipantau melalui statistik. Kamu bisa mengetahui berapa pesan yang terkirim dan diterima. Hal ini tentu sana berbeda dengan WhatsApp personal yang sering kali penggunanya menyembunyikan informasi pesan.

Kamu juga bisa mengelompokkan pesan berdasarkan label. Pengelompokan pesan yang terdapat pada aplikasi ini, antara lain prospek, pesan baru, menunggu bayaran, terbayar, dan pesan selesai. Jadi, kamu dengan mudah mengelompokkan para pelanggan sesuai dengan isi pesan yang masuk.

Cara Mengaktifkan Whatsapp Business

Nah buatmu yang pengin mengunakan WhatsApp bisnis untuk menunjang kegiatan usahamu, ikuti langkah-langkah di bawah ini ya!

1. Unduh aplikasi WhatsApp Business melalui playstore atau Appstore.

2. Setalah pemasangan selesai, jangan lupa masuk dengan nomor telepon.

3. Isi penamaan bisnismu dengan benar karena data ini nggak bisa diubah.

4. Lengkapi profil mulai dari alamat, kategori, deskripsi, jam kerja, email dan website.

5. mengisi form pada fitur perpesanan otomatis sesuai dengan yang kamu inginkan.

Tertarik menggunakannya, Millens? (Cer/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Menghitung Jumlah Pengunjung Kota Lama Semarang, Gimana Caranya?

23 Jan 2026

Agenda Pembuka ICMSS ke-25, Investment Training: Strategi Berinvestasi untuk Pemula

23 Jan 2026

Dari Camilan Jadi Bahan Bakar; Ubi Kayu Kini Digenjot buat Industri Etanol!

23 Jan 2026

Inilah Senyawa Baru yang Bikin Kualitas Udara Kita Anjlok

23 Jan 2026

Berbahaya Nggak Sih Kebiasaan Terus Menancapkan Charger di Stop Kontak Meski Nggak Dipakai?

24 Jan 2026

Menariknya Asal-usul Nama Desa Tempur di Jepara

24 Jan 2026

Kampung Sporlan Semarang dan Episentrum Kelahiran Kereta Api di Indonesia

24 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: