BerandaHits
Jumat, 22 Mei 2025 16:20

Pertanian Organik di Jateng Dinilai Punya Masa Depan Cerah, Sumanto: Masyarakatnya Sadar Hidup Sehat

Ketua DPRD Jateng, Sumanto mengatakan peluang ekonomi pertanian organik di Jawa Tengah terbuka lebar. (DPRD Jateng)

Pertanian organik dinilai punya masa depan cerah di Jawa Tengah. Ketua DPRD Jateng, Sumanto menyebut tren hidup sehat membuka peluang besar bagi pertanian ramah lingkungan ini, terutama jika didukung oleh semua pihak.


Inibaru.id – Gaya hidup sehat makin digemari, dan ini membawa angin segar bagi dunia pertanian, terutama pertanian organik. Sehubungan dengan hal ini, Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, optimistis bahwa pertanian organik punya masa depan cerah di wilayahnya. Asalkan, semua pihak dari petani, pemerintah, swasta, hingga konsumen, mau bergandengan tangan memberikan dukungan.

"Produk pertanian organik selama ini identik dengan nilai ekonomis yang tinggi. Kualitasnya premium. Selain untuk konsumsi dalam negeri, peluang untuk ekspor juga terbuka lebar," kata Sumanto, belum lama ini.

Menurutnya, nggak hanya bernilai tinggi, pertanian organik juga membawa dampak positif bagi alam. Pasalnya, proses tanam hingga panen dilakukan tanpa pestisida atau pupuk kimia sintetis. Ini jadi solusi ramah lingkungan di tengah rusaknya ekosistem akibat pertanian konvensional.

Jawa Tengah, kata dia, punya potensi besar untuk jadi sentra pertanian organik. Mulai dari kekayaan alamnya, ragam komoditas, hingga masyarakat yang makin sadar pentingnya pangan sehat. Beberapa daerah dataran tinggi seperti Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Boyolali disebut cocok untuk budidaya tanaman organik karena kondisi alamnya yang mendukung.

“Dalam skala kecil, budidaya produk organik juga bisa dilakukan masyarakat di sekitar rumah untuk dikonsumsi sendiri. Ini lebih ramah lingkungan dan hemat biaya untuk pengeluaran rumah tangga,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sumanto lantas berharap pemerintah berperan aktif untuk melakukan pendampingan hingga membuka akses pasar. (DPRD Jateng)

Namun, Sumanto juga mengingatkan bahwa jalan menuju pertanian organik nggak selalu mulus. Tantangan seperti hasil panen awal yang lebih rendah, pasar yang belum luas, dan teknik pertanian yang belum dikenal semua petani masih harus dihadapi.

Karena itu, dia mendorong peran aktif pemerintah. Mulai dari pendampingan, penyuluhan, hingga membuka akses pasar perlu dilakukan untuk memperkuat sistem pertanian organik yang berkelanjutan.

"Selain pasar ekspor yang terbuka lebar, pertanian organik juga membuka peluang berkembangnya agrowisata yang bisa menarik banyak wisatawan. Ini sudah banyak contohnya dan berhasil dikembangkan masyarakat," tandasnya.

Hm, setuju deh jika pertanian organik dikembangkan demi lingkungan dan masa depan petani kita! (Siti Zumrokhatun/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: