BerandaHits
Minggu, 15 Nov 2025 08:01

Penguatan Sodetan Unissula dan Drainase Terus Dikebut untuk Atasi Banjir Semarang

Aliran drainase untuk pencegahan banjir. Selain drainase pembangunan sodetan Unissula juga terus dikebut. (Humas Kota Semarang)

Penguatan sodetan Unissula diharapkan mampu menanggulangi banjir yang kerap melanda kawasan Kaligawe saat hujan deras dan pasang tinggi air laut terjadi bersamaan.

Inibaru.id - Upaya pengendalian banjir di Kota Semarang terus dikebut. Sejumlah langkah mitigasi dilakukan untuk mengurangi risiko genangan, terutama di wilayah Kaligawe yang menjadi salah satu titik rawan.

Langkah ini dilakukan berdasarkan hasil asesmen pascabanjir yang terjadi pada 23 Oktober hingga 5 November 2025 lalu. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat sodetan Unissula agar aliran air menuju laut bisa lebih lancar.

Berdasarkan rilis resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, penguatan sodetan ini diharapkan mampu menanggulangi banjir yang kerap melanda kawasan Kaligawe saat hujan deras dan pasang tinggi air laut terjadi bersamaan.

Selain sodetan, optimalisasi drainase dan pompa air juga menjadi prioritas. Pemkot Semarang mencoba mempercepat normalisasi harian, menambah pompa besar, dan menyiapkan pompa cadangan untuk mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi.

Sistem peringatan dini turut diperkuat dengan memanfaatkan informasi cuaca dari BMKG. Informasi tersebut disebarkan melalui sirine, SMS blast, serta kanal resmi pemerintah agar masyarakat bisa lebih siap menghadapi potensi banjir.

Langkah lain yang dilakukan yakni memastikan kesiapan logistik tanggap darurat seperti sembako, air bersih, obat-obatan, dan selimut. Penataan kawasan rawan juga digencarkan, terutama dengan menertibkan galian liar dan bangunan di bantaran sungai yang menghambat aliran air.

Dalam dua pekan ke depan, upaya difokuskan pada pembersihan sedimentasi, perbaikan jalan dan saluran air, penempatan posko cepat tanggap di tiap kecamatan terdampak, serta aktivasi tim pemantau cuaca selama 24 jam.

Untuk mempercepat pemulihan dan memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, Pemkot juga mengharapkan dukungan dari pusat. Dukungan tersebut meliputi penambahan pompa besar dan genset, serta melanjutkan program Operation and Maintenance Contract (OMC).

Selain itu, Pemkot juga melakukan percepatan pembangunan tanggul laut serta alokasi dana tak terduga dan dana rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana.

Banjir yang melanda akhir Oktober hingga awal November lalu berdampak cukup luas. Sebanyak 63.400 jiwa atau 21.125 kepala keluarga terdampak di 20 kelurahan, di antaranya Genuksari, Gebanganom, Kaligawe, dan Trimulyo. Peristiwa itu juga menelan empat korban jiwa.

Curah hujan ekstrem, saluran drainase yang tersumbat, pasang tinggi air laut, dan hambatan aliran sungai menjadi faktor utama penyebab banjir.

Melalui penguatan infrastruktur dan sistem peringatan dini, diharapkan risiko banjir serupa bisa diminimalisasi pada musim hujan mendatang. (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: