BerandaHits
Sabtu, 19 Des 2025 09:01

Pengin Libur Nataru di Yogyakarta? Ketahui Dulu Lokasi Parkir Dekat Malioboro Ini

Jalan Malioboro Yogyakarta diperkirakan akan dipenuhi wisatawan pada libur Nataru. (Skedupark)

Biar nggak bingung mencari tempat parkir pas berada di kawasan Malioboro saat libur Nataru di Yogyakarta, cek dulu deh daftar tempat parkir di sekitarnya berikut ini.

Inibaru.id - Menjelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru), kawasan Malioboro Yogyakarta hampir bisa dipastikan bakal dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Jalan legendaris ini memang selalu jadi tujuan wajib bagi wisatawan.

Masalahnya, karena hampir semua wisatawan dari luar kota pengin datang ke Malioboro, mencari lokasi parkir di area tersebut jadi hal yang gampang-gampang susah. Untungnya, Pemerintah Daerah DIY sudah menyiapkan sejumlah kantong parkir khusus untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode liburan akhir tahun.

Dinas Perhubungan DIY menyiapkan total tujuh Tempat Khusus Parkir (TKP) yang bisa dimanfaatkan wisatawan. Lokasi-lokasi ini tersebar di sekitar Malioboro dan sekitarnya, sehingga pengunjung tidak perlu memaksakan diri parkir di pinggir jalan.

Tujuh kantong parkir tersebut meliputi TKP Ngabean, TKP Eks Hotel Trio, TKP Beskalan, TKP Eks Menara Kopi, TKP Ketandan, TKP Sriwedani, dan TKP Senopati. Buat yang pengin tahu di mana lokasinya, cek deh di Google Maps dan bandingkan jaraknya dengan Jalan Malioboro, Gez.

Salah satu lokasi parkir yang cukup menarik perhatian adalah TKP Ketandan. Lokasi parkir ini disiapkan sebagai solusi tambahan jelang libur Nataru dan diperkirakan baru buka pada 20 Desember 2025, sebelum nantinya masuk tahap pengembangan lanjutan tahun depan.

TKP Ketandan memiliki tiga lantai dengan kapasitas yang terbilang besar. Di lantai pertama, tersedia ruang untuk 117 kendaraan roda dua dan 76 kendaraan roda empat. Lantai kedua mampu menampung 84 motor dan 11 mobil, sementara lantai ketiga dikhususkan untuk kendaraan roda dua dengan kapasitas hingga 334 unit. Dengan daya tampung sebesar ini, TKP Ketandan diharapkan bisa mengurangi kepadatan parkir di sekitar Malioboro.

Lokasi parkir di kawasan Malioboro Yogyakarta. (Vredeburg)

Meski begitu, wisatawan tetap diimbau untuk tidak terlalu bergantung pada kendaraan pribadi. Saat ini, arus lalu lintas di beberapa titik mengalami rekayasa, termasuk Jembatan Kewek yang tidak bisa dilintasi kendaraan. Kondisi ini tentu berpotensi menambah kemacetan, terutama di jam-jam sibuk masa liburan.

Sebagai alternatif yang lebih praktis, wisatawan disarankan menggunakan transportasi umum, khususnya bus TransJogja. Bagi pengunjung yang datang dari arah utara atau dari Terminal Jombor, bisa memanfaatkan TransJogja jalur 8 dan 9. Sementara itu, wisatawan dari arah selatan atau wilayah Bantul dapat naik dari Terminal Palbapang menggunakan jalur 15 untuk mencapai Malioboro.

Kalau datang dari arah barat, seperti dari kawasan Gamping, tersedia jalur 6 dan 10. Sedangkan pengunjung dari arah timur, misalnya dari Terminal Prambanan, bisa menggunakan jalur 1A. Semua rute tersebut memiliki akses yang cukup dekat dengan kawasan Malioboro.

Supaya perjalanan makin nyaman, wisatawan juga disarankan menggunakan aplikasi resmi TransJogja. Lewat aplikasi ini, kamu bisa memantau waktu kedatangan armada dan memperkirakan waktu tunggu di halte, jadi tidak perlu terlalu lama berdiri menunggu.

"Saya sarankan menggunakan aplikasi TransJogja untuk mempermudah penggunaan moda tersebut," ungkap Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti sebagaimana dinukil dari Kompas, Rabu (17/12/2025).

Dengan memanfaatkan kantong parkir yang tersedia atau beralih ke transportasi umum, liburan ke Malioboro saat libur Natal dan Tahun Baru bisa tetap nyaman tanpa harus stres mencari tempat parkir. Jadi, tinggal pilih mau parkir di mana atau langsung naik TransJogja, lalu nikmati suasana Malioboro sepuasnya, Gez. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: