BerandaHits
Kamis, 17 Des 2025 15:01

Pemkot Turunkan Tim untuk Telusuri Kebenaran Isu Harimau Semarang Zoo Dijual

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menanggapi isu harimau di Semarang Zoo dijual. (Inibaru.id/ Sundara)

Pemkot Semarang tengah menyelidiki kabar yang menyebut koleksi harimau di Semarang Zoo berkurang akibat dijual-belikan.

Inibaru.id - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menurunkan tim untuk menelusuri kebenaran informasi yang di media sosial beredarnya dugaan penjualan harimau di Semarang Zoo.

Upaya ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran publik terhadap keberadaan satwa yang dilindungi tersebut.

"Kita lagi investigasi, kemarin saya sudah minta Asisten II dan Inspektorat untuk melihat secara langsung," ujar Agustina saat ditemui di Balai Kota Semarang. "Apakah itu memang dijual atau ditukar dengan satwa lain?"

Perempuan berusia 54 tahun ini meminta waktu untuk menyelidiki kabar yang masih simpang siur. Pemkot Semarang, kata Agustina, akan secara transparan membuka hasil penelusuran soal isu jual-beli satwa dilindungi ini.

"Isu ini kan masih simpang siur, jadi saya turunkan tim. Bisa saja (berkurangnya) harimau bentuk kerja sama dengan pihak lain lewat pertukaran satwa," ungkap Agustina.

Dugaan Sementara: Tukar Satwa

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengakui bahwa koleksi harimau di Semarang Zoo saat ini berjumlah empat ekor, lebih sedikit dari sebelumnya.

Namun, apakah berkurangnya satwa itu akibat dijual atau tidak, saat ini masih terus diinvestigasi. Berdasarkan dokumen dari PT Satwa Semarang selaku pengelola Semarang Zoo, Hernowo menyebut, dugaan sementara merujuk pada pertukaran satwa, yakni harimau ditukar dengan binatang lain yang nilainya setara.

"Pertukaran satwa yang dilakukan (Semarang Zoo) juga sudah ada izin dari Balai Konservasi. Tapi satwa apa saja yang ditukar, saya belum hapal. Intinya ada pertukaran satwa yang dimiliki Semarang Zoo dengan kebun binatang lain," kata Hernowo.

Hingga saat ini, Hernowo belum menerima laporan adanya jual-beli harimau di Semarang Zoo. Yang ada hanyalah program pertukaran satwa untuk menambah koleksi di masing-masing kebun binatang.

Sebagai contoh, pertukaran satwa yang telah dilakukan salah satunya dengan melego harimau menjadi kapibara. Menurut Hernowo, Semarang Zoo menjalankan program tersebut dengan sejumlah kebun binatang lainnya seperti Ragunan, Jember Mini Zoo, serta Rahmat Zoo and Park di Sumatra.

"Kami sedang proses investigasi, tapi sementara ini (berkurangnya) harimau karena adanya pertukaran satwa," tukasnya.

Semoga berkurangnya jumlah harimau di Semarang Zoo ini memang benar karena program pertukaran. Selama dilakukan sesuai prosedur, tentu tidak menjadi masalah kan, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: