BerandaHits
Selasa, 11 Des 2023 17:00

PAM di Polandia 'Pekerjakan' Kerang untuk Menjaga Kualitas Air

Kerang pendeteksi kebersihan air sungai di Polandia. (Nowiknow)

Sebuah perusahaan PAM di Polandia memakai kerang untuk memastikan kualitas air yang diambil dari Sungai Warta terjaga. Bagaimana caranya?

Inibaru.id – Inovasi yang melibatkan hal-hal alamiah bisa memberikan dampak yang positif. Hal inilah yang dilakukan oleh Pemkot Poznan, Polandia. Demi memastikan air untuk warganya tetap berkualitas, mereka "mempekerjakan" kerang. Yap, kerang dalam arti sesungguhnya.

Pekerjaan utama kerang-kerang itu adalah mendeteksi perubahan kualitas air dari Sungai Warta, sumber air utama masyarakat Pozan yang dikelola oleh perusahaan air publik Debiec Water Treatment Plant. Caranya adalah dengan memanfaatkan sensor khusus yang dimiliki kerang.

Kerang akan menutup rapat-rapat cangkangnya jika kualitas air sungai memburuk, lalu akan membuka lagi saat kualitasnya membaik. Kerang ini kemudian diberi sensor yang terhubung langsung dengan teknologi komputer khusus.

Sebanyak delapan kerang dimanfaatkan untuk memastikan fungsi pendeteksian kebersihan air sungai ini. Setiap kerang ditempeli sensor yang datanya langsung dikirimkan ke komputer. Jika empat kerang menutup dalam waktu lama, sistem akan menganggap kualitas air kurang layak dan pengambilan air dari sungai tersebut dihentikan sementara.

Dijadikan Film Dokumenter

Kerang bakal menutup jika kualitas air berkurang. (makerfairerome)

Perlu kamu tahu, Sungai Warta melewati sejumlah wilayah dengan populasi paling padat di Polandia. Selain itu, aliran sungai juga melintasi beberapa zona industri dari negara yang berbatasan langsung dengan Jerman tersebut. Maka, wajar jika kualitas air acap menurun.

Inilah alasan utama Debiec Water Treatment Plant perlu memanfaatkan kerang-kerang tersebut demi menjaga kualitas air di Poznan. Hm, menarik, bukan? Saking menariknya, cara ini sempat diabadikan dalam film dokumenter bertajuk Gruba Kaska (Fat Kathy) pada 2020.

“Film ini menunjukkan bahwa manusia masih bergantung kepada alam. Mereka mau memakai kerang untuk melindungi manusia dari dampak buruk peradaban modern,” ujar sang sutradara, Julia Pelka.

Seperti kata Pelka, ketergantungan manusia terhadap alam sejatinya memang nggak bisa dielakkan. Setinggi apa pun peradaban dan teknologi yang kita miliki, selalu akan ada lebih banyak hal yang membuat kita bergantung pada alam ini. So, jangan merusak alam ya, Millens! (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: