BerandaHits
Minggu, 9 Mar 2019 09:00

Optimis Pertanian di Kota Semarang Bisa Maju, Hendi: Yang Penting Nilai Tambah

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi sambutan dalam acara panen buah dan penyerahan hadian kepad petani Semarang yang berprestasi. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Meski lahan pertanian Semarang nggak seberapa, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pertanian Semarang bisa maju. Salah satu caranya dengan meningkatkan nilai tambah dan perencanaan bertani yang matang.

Inibaru.id – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pertanian di Kota Semarang bisa sukses. Kendati lahan pertanian di ibu kota Jawa Tengah ini terbatas, lelaki yang kerap disapa Hendi itu menyarankan masyarakat untuk lebih memikirkan nilai tambahnya.

Lahan pertanian di Kota Semarang tercatat sebanyak 2.679 hektare pada 2016. Jumlah ini lebih sedikit dibanding Kabupaten Semarang yakni 22.549 hektare.

“Perlu dipikirkan juga nilai tambah hasil panen. Kalau pas panen banyak itu (harganya) murah, kalau nggak ada itu mahal banget. Buah kan 5-7 hari itu barang bakal basi,” tutur Hendi saat menyerahkan hadiah kepada kelompok tani Semarang yang berprestasi, Jumat (8/3/2019) di Agro Purwosari, Kecamatan Mijen, Semarang.

Hendi menambahkan, buah-buahan dan hasil panen lainnya bisa diolah menjadi bentuk lain. Salah satunya diolah menjadi sirup dan manisan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan simbolis hadiah kepada para petani berprestasi, Jumat (8/3/2019). (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Selain itu, Hendi juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya pengetahuan dan penguasaan teknologi bagi para petani.

“Direncanakan dulu perkebunan seperti apa yang kemudian bisa melipatgandakan hasil panen petani agar hasilnya maksimal. Misalkan, pupuknya pakai ini, teknologinya ini, cara merawat biar nggak ada hamanya begini,” imbuh Hendi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama para petani berprestasi. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Pada kesempatan yang sama, Hendi juga menyerahkan bantuan kepada 16 kelompok tani yang mewakili masing-masing kecamatan. Bantuan itu berupa seperangkat alat percontohan seperti hidroponik dan tanaman buah dalam pot (tabulampot). Hendi yang didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga menyerahkan hadiah kepada para petani Semarang yang berprestasi.

Semoga harapan itu bisa jadi kenyataan ya, Millens. Hayo, siapa nih yang suka bercocok tanam? (Ida Fitriyah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: