BerandaHits
Rabu, 23 Sep 2025 11:01

Misteri Patung Mesir Kuno yang Berputar Sendiri di Museum Terpecahkan

Patung Mesir kuno Neb-Sanu (paling kiri), berputar menghadap ke belakang, sementara patung lainnya tetap menghadap ke depan. (Egyptmanchester)

Di video time-lapse yang viral di media sosial, patung peninggalan Mesir Kuno Neb-Sanu berputar sendiri ke belakang tanpa disentuh siapa pun. Apa penyebabnya, ya?

Inibaru.id - Kamu mungkin sering mendengar kisah-kisah menyeramkan soal peninggalan Mesir Kuno yang dikaitkan dengan kutukan mumi. Nah, di Manchester Museum, Inggris, pernah ada fenomena unik yang bikin pengunjung tercengang. Sebuah patung kecil berusia hampir 4.000 tahun bernama Neb-Sanu kedapatan berputar sendiri di dalam kotak kaca!

Patung setinggi sekitar 25 cm ini awalnya cuma dipajang biasa di galeri Ancient Worlds. Namun, saat seorang kurator memperhatikan, posisi patung itu berubah tanpa ada yang menyentuhnya. Setelah dipasang kamera dengan teknik time-lapse, barulah kelihatan jelas jika patung itu benar-benar berputar pelan hingga berbalik 180 derajat setelah beberapa saat.

Sekilas, wajar kalau orang langsung berpikir jika ini adalah ulah hal-hal gaib. Apalagi, peninggalan Mesir Kuno memang lekat dengan mitos mistis. Tapi, apakah benar Neb-Sanu sedang menunjukkan “kutukan” mumi?

Bukan karena hal gaib, tapi getaran

Setelah diselidiki, penjelasannya ternyata jauh dari dunia horor. Dilansir dari Ibtimes, (24/6/2023), seorang pakar konservasi David Thickett menjelaskan bahwa fenomena ini sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah. Penyebabnya adalah getaran.

Lantai kayu di ruang pameran, ditambah lalu-lalang pengunjung, menghasilkan getaran kecil yang merambat ke rak kaca tempat patung itu berdiri. Nah, getaran inilah yang membuat patung seperti “berjalan” atau berputar perlahan. Mirip banget sama botol bumbu dapur di meja kaca yang bisa geser sendiri kalau ada getaran halus.

Getaran bikin patung Neb Sanu berputar ke arah sebaliknya. (Telegraph)

Hal ini bukan kali pertama terjadi. Di British Museum, misalnya, getaran juga pernah bikin hiasan gading dan patung kecil berpindah posisi tanpa disentuh manusia.

Tapi, pertanyaan lain yang muncul. Kenapa patung itu baru bergerak setelah ditempatkan di ruang pameran? Kenapa sebelumnya nggak mengalami hal serupa?

Ternyata jawabannya simpel. Patung Neb-Sanu ditempatkan di rak baru sejak galeri Ancient Worlds dibuka. Jadi, kemungkinan ada perubahan kecil, baik itu posisi patung di rak, sedikit kemiringan kaca, atau bahkan perubahan struktur bangunan di tempat yang baru. Perbedaan sekecil itu saja sudah cukup bikin patung mulai bergerak kalau ada getaran.

Yang menarik, patung-patung lain di rak yang sama nggak ikut bergerak. Alasannya, tiap patung punya berat, bentuk, dan pusat gravitasi berbeda. Kebetulan, Neb-Sanu punya dasar yang memungkinkannya berputar mulus kalau ada sedikit dorongan dari getaran.

Antara mistis dan sains

Fenomena patung berputar sendiri ini akhirnya jadi perbincangan hangat, baik di kalangan pengunjung museum maupun warganet. Ada yang tetap bersikeras percaya ini hal gaib, ada juga yang lega karena sains bisa memberikan jawaban logis.

Apapun penjelasannya, satu hal pasti, patung Neb-Sanu kini jadi salah satu daya tarik utama Manchester Museum. Banyak orang justru datang bukan hanya untuk melihat peninggalan Mesir Kuno, tapi juga menyaksikan langsung patung “bergerak sendiri” yang sempat viral itu.

Kalau kamu, percaya adanya kutukan patung mesir kuno atau penjelasan ilmiahnya nih, Gez? Haha. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: