BerandaHits
Minggu, 12 Jan 2019 14:43

Tawon "Ndas", Tawon Predator yang Tewaskan 7 Warga Klaten

Tawon Ndas. (Bussines Insider)

Keberadaan tawon "ndas" atau tawon vespa meresahkan warga Klaten, Jawa Tengah. Tawon ndas adalah tawon predator yang cukup berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Sebagian warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah resah dengan keberadaan tawon "ndas". Ini karena selama dua tahun terakhir, ada tujuh warga Klaten yang tewas lantaran disengat tawon ndas. Dua korban meninggal pada 2017, sedangkan lima lainnya meninggal pada 2018.

Pakar Ilmu Serangga LIPI Hari Nugroho menegaskan, tawon yang memiliki nama ilmiah Vespa affinis ini bukan tawon jenis baru di Indonesia. Hari mengatakan tawon itu bisa ditemukan di banyak tempat, mulai dari kawasan tepian hutan, tebing-tebing hingga sekitar permukiman warga yang tingginya kurang dari 500 meter di atas permukaan air laut atau dataran rendah.

Tawon ndas juga bukan merupakan tawon madu, melainkan tawon predator yang memangsa larva serangga lain seperti serangga hama pertanian. Tawon ini juga memiliki kemampuan untuk memasukkan racun ke dalam tubuh korbannya. Kendati demikian, bila yang menyengat kurang dari tiga ekor, racun tawon ini hanya akan menimbulkan alergi dengan gejala-gejala seperti bengkak dan sebagainya. Namun, bila dalam 1x24 jam nggak ditangani, sengatan tawon ndas bisa mengakibatkan kematian.

Menurut hasil pemetaan sarang tawon yang dilakukan Hari, hewan ini ditemui di seluruh dataran rendah Klaten khususnya Klaten bagian timur. Namun, keberadaan sarang tawon ndas juga dilaporkan di Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan juga Sragen. Permukiman yang dikelilingi lahan pertanian juga merupakan tempat habitat yang bagus bagi tawon jenis ini untuk berkembang biak dan membuat sarang.

Kendati begitu, kasus kematian yang disebabkan tawon ndas, menurut Hari nggak diakibatkan meledaknya populasi tawon jenis ini.

“Saya tidak mau menyimpulkan demikian karena sudah sejak lama tawon ini ada di mana-mana, dan tidak aneh kalau dia bersarang di seputaran pemukiman,” katanya seperti ditulis Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Hal yang Harus Dilakukan Bila Tergigit Tawon Ndas

Tawon ndas atau tawon vespa sangat mudah dikenali dengan ukurannya yang agak besar, yaitu panjang sekitar tiga sentimeter. Tubuh tawon ini juga khas yakni berwarna hitam dengan gelang berwarna kuning atau oren di perut.

Bila tergigit, penanganannya cukup sederhana. Bagian yang bengkak perlu dikompres dengan es atau bila tersisa sengatannya, bisa dicabut. Lalu, penderita diberikan analgesik dan obat-obatan antihistamin atau corticosteroid untuk mengurangi pembengkakan.

Bila tawon yang menyengat berjumlah banyak, segeralah periksa ke dokter. Ini karena sengatan tawon ndas yang banyak bisa mengakibatkan hiperalergi yang bila tidak ditangani akan berlanjut menjadi anafileksis sistemik dan bisa merusak organ hanya dalam hitungan hari.

Duh, cukup bahaya nih, Millens. Kalau kamu melihat tawon jenis itu, sebaiknya menjauh ya agar nggak disengat. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Indikator Bensin Menyala, BBM Mobil Masih Sisa Berapa?

19 Mar 2026

Mencicipi Kelezatan Nasi Liwet dan Cabuk Rambak Bu Parmi Solo yang Melegenda

19 Mar 2026

Jangan Kalap! Tips Aman Santap Menu Lebaran buat Si Diabetes & Hipertensi

19 Mar 2026

Mudik Tetap Glowing! Ini Trik Reapply Sunscreen Tanpa Bikin Makeup 'Longsor'

19 Mar 2026

Operasi Ketupat PDAM Semarang: Puluhan Sambungan Air Diputus, tapi Ada Toleransi

19 Mar 2026

Sheer Khurma, Puding Manis yang Mengikat Kenangan Lebaran di Persia

19 Mar 2026

Sampaikan Hasil Sidang Isbat, Kemenag: Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu, 21 Maret

19 Mar 2026

Aman Nggak Sih Mencampur Pertalite dan Pertamax untuk Kendaraan Bermotor?

20 Mar 2026

Eksis Lebih dari 7 Dekade, Begini Cerita Rumah Makan Bu Carik Temanggung

20 Mar 2026

Duduk di Atas Bantal Bikin Bisulan? Ini Fakta Medisnya!

20 Mar 2026

Mencapai Keputusan Bisnis yang Saling Menguntungkan: Incentive Alignment!

20 Mar 2026

Jangan Asal Taruh! Roda Koper Ternyata 58 Kali Lebih Kotor dari Kursi Toilet

20 Mar 2026

Seperti Apa ya Suasana Idulfitri di Suriname?

21 Mar 2026

Uniknya Makam Mbah Kuwu di Kebumen yang Full Kayu!

21 Mar 2026

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta: Wujud Syukur dan Sedekah Raja untuk Rakyat

21 Mar 2026

Sering Ketindihan? Itu Tanda Tubuh yang Sedang 'Lag'!

21 Mar 2026

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: