BerandaHits
Jumat, 19 Mar 2026 19:37

Operasi Ketupat PDAM Semarang: Puluhan Sambungan Air Diputus, tapi Ada Toleransi

Iluatrasi: Pemutusan air sementara dilakukan PDAM Semarang untuk penunggak. (Pixabay/Jonas Kim)

PDAM Tirta Moedal Semarang memutus sementara 70 sambungan pelanggan menunggak dalam Operasi Ketupat, namun tetap memberikan opsi angsuran dan memastikan layanan air aman selama Lebaran dengan petugas siaga 24 jam.

Inibaru.id - Menjelang Idulfitri 2026, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang tak hanya fokus menjaga pasokan air tetap aman, tapi juga menertibkan pelanggan yang menunggak.

Lewat Operasi Ketupat 2026, puluhan sambungan air pelanggan terpaksa diputus sementara karena tidak membayar tunggakan.

Oya, Operasi Ketupat PDAM telah dilaksanakan pada 9-13 Maret 2026. Dalam periode itu, PDAM menyasar sekitar 14.000 pelanggan yang tercatat menunggak, terutama yang belum membayar lebih dari tiga bulan.

Direktur Umum PDAM Tirta Moedal, Yulianto Prabowo menyebut, hasil operasi cukup signifikan. Selain menekan tunggakan, kegiatan ini juga mendongkrak pemasukan perusahaan dalam waktu singkat.

"Untuk Operasi Ketupat Lebaran ini, penertiban tagihan berjalan dengan baik. Rata-rata setiap hari kami bisa menerima pemasukan hampir Rp100 juta," ucap Yulianto saat ditemui Inibaru.id. "Kalau dikalikan lima cabang, totalnya hampir setengah miliar dalam lima hari."

Bukan Aturan Kaku

Meski begitu, Yulianto menyebut bahwa PDAM tak sepenuhnya kaku. Pendekatan persuasif tetap dikedepankan, terutama bagi pelanggan yang memang mengalami kendala ekonomi.

"Kami tetap fleksibel. Ada pelanggan yang memang tidak memungkinkan untuk langsung membayar, jadi kami beri opsi mengangsur. Ini juga karena operasi seperti ini baru pertama kali kami lakukan," paparnya.

Menurut Yulianto, pemutusan sambungan dilakukan sebagai langkah terakhir. Rata-rata tiap cabang melakukan tiga hingga lima pemutusan per hari selama operasi berlangsung.

Direksi PDAM Tirta Moedal saat menjelaskan hasil Operasi Ketupat 2026. (Inibaru.id/ Sundara)

Secara aturan, penutupan atau pemutusan sebenarnya bisa dilakukan ketika pelanggan menunggak satu bulan. Namun, PDAM masih memberi toleransi hingga dua bulan sebelum mengambil langkah tegas.

"Kalau ditotal ada sekitar 70 sambungan yang diputus. Mereka tidak memberikan kepastian kapan akan melunasi. Tapi kalau sudah dibayar, langsung kami buka kembali," paparnya.

Untuk meringankan beban pelanggan, PDAM juga membuka skema cicilan. Besaran angsuran disesuaikan dengan jumlah tunggakan, yang bahkan bisa dicicil hingga 10 kali.

Akan Ada Evaluasi

Ke depan, PDAM berencana mengevaluasi efektivitas operasi ini. Jika dinilai berhasil, bukan tidak mungkin Operasi Ketupat akan kembali digelar dengan jangkauan lebih luas dan pendekatan yang lebih tegas.

"Tunggakan pelanggan ada yang sampai Rp2 juta. Kami melakukan operasi secara persuasif. Jika saat penagihan ditemukan kendala di pelanggan, kami toleransi dengan memberikan kesempatan untuk mengangsur," imbuh Yulianto.

Di sisi lain, layanan tetap jadi prioritas selama musim mudik. Plt Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal, Hariyadi memastikan distribusi air tetap berjalan normal selama libur Lebaran.

Dia menyebut, sebanyak 17 armada disiapkan untuk mengantisipasi gangguan. Petugas juga berjaga dengan sistem piket harian, lengkap dengan call center yang aktif 24 jam.

"Kami siapkan 17 armada, dengan petugas piket setiap hari. Ada tiga armada pagi dan dua sore yang disiagakan. Call center kami juga aktif 24 jam dan tersedia enam mobil tangki, dua di antaranya standby setiap hari," tukas Hariyadi.

Pasca Operasi Ketupat, pelayanan tetap nomor satu. Air di rumah tetap lancar, petugas siap siaga 24 jam selama libur Lebaran. Bikin tenang nggak Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

29 Agu 2026

Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

31 Agu 2026

Manuskrip Al-Qur’an Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

1 Sep 2026

Transaksi Indonesia-Singapura Bisa Pakai Rupiah dan Dolar Singapura Tanpa US$

2 Sep 2026

Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026

3 Sep 2026

Saat Serayu Jadi Pengantin dalam Prosesi Manten Gethek

4 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: