BerandaHits
Sabtu, 15 Nov 2019 19:00

Memutuskan Pensiun, Ini Fakta-fakta Unik Tentang Jorge Lorenzo

Lorenzo saat berhasil menjadi yang terdepan di GP Austin. (Yamaha Moto GP)

Pembalap Jorge Lorenzo mengumumkan akan pensiun dari MotoGP, tempatnya menjalani karier . Dalam perjalanan kariernya, Lorenzo memberikan warna tersendiri dalam dunia balap motor. Apa saja yang terkenang dari pembalap satu ini?

Inibaru.id - Pembalap internasional Jorge Lorenzo Guerrero atau yang tenar dengan nama Lorenzo memutuskan untuk pensiun dari kariernya di MotoGP. Keputusan diambil pembalap berusia 32 tahun itu pada akhir pekan ini menjelang MotoGP Valencia 2019. Kabar tersebut membuat para penggemar motor balap terkejut. Pasalnya Lorenzo adalah pembalap nomor wahid yang kerap keluar sebagai juara dunia MotoGP.

Lebih lanjut, berikut fakta-fakta unik terkait Lorenzo.

Memutuskan Pensiun Karena Performa Nggak Maksimal

Jorge Lorenzo siap membalap di MotoGP Thailadn dan berharap bisa mencatat hasil yang bagus

Lorenzo pensiun karena performa nggak maksimal. (Twitter/box_repsol)

Melansir Motorplus-online, Kamis (14/11/2019), Lorenzo memutuskan pensiun setelah performanya turun dan kurang maksimal saat pindah ke ke tim Repsol Honda. Carmelo Epelata, direktur Dorna promotor balapan MotoGP juga menganjurkan Lorenzo untuk pensiun dari ajang balap yang membesarkan namanya itu.

Repsol Honda akan mengumumkan pengganti Lorenzo jika dia benar-benar mengundurkan diri. Nama Johann Zarco dikabarkan menjadi sosok paling kuat yang akan menggantikan Lorenzo.

Memulai Karier Sejak Usia 15 Tahun dengan Total Juara Dunia Sebanyak Lima Kali

Mendominasi, Jorge Lorenzo Menang Balapan di Sirkuit Mugello

Ekspresi Lorenzo saat memenangkan kejuaraan. (Wowkeren)

Menilik rekam jejak prestasi Lorenzo, dia memulai karier membalapnya sejak usia 15 tahun pada 2002 di kelas 125cc. Lalu naik ke kelas 250cc pada musim 2005 dan di musim tahun berikutnya memenangkan juara dunia.

Pada tahun 2006 dan 2007 Lorenzo telah dua kali menjuarai MotoGP kelas GP250 dengan mengendarai motor Aprilia RS250. Kemudian pada tahun 2010, 2012, dan 2015 dia juga menjuarai kelas MotoGP bersama Yamaha YZR-M1.  Total ada lima gelar juara dunia yang diraihnya.

Sempat Berpindah-pindah Tim, dari Yamaha, Ducati, hingga Honda

Jorge Lorenzo

Lorenzo saat di Repsol Honda. (AFP/Jose Jordan)

Pada tahun 2017 usai sukses bersama Yamaha, Lorenzo memutuskan untuk pindah ke Ducati. Namun kepindahannya ini membuahkan hasil yang kurang sukses. Dia terbiasa mengendalikan motor Yamaha YZR-M1, ketika naik Ducati Desmosedici GP17 Lorenzo kurang bisa berlari kencang.

Sempat kecewa di Ducati, pria kelahiran Palma de Mallorva, 4 Mei 1987 akhirnya hengkang dan pindah ke Repsol Honda. Di tempatnya yang baru pun ternyata kariernya kurang menunjukkan hasil yang memuaskan. Hingga akhirnnya laki-laki yang telah menjalani karier profesional balap motor selama 11 tahun tersebut memutuskan untuk pensiun tahun ini.

Selebrasi Kemenangan yang Nggak Biasa dan Jadi Inspirasi Karakter Game

Selebrasi unik khas Lorenzo saat dia memakai kostum astronot. (MotoGP)

Lorenzo ternyata dikenal memiliki selera humor yang tinggi ketika merayakan kemenangannya. Dia pernah berkostum sebagai astronot, pegolf, bahkan membawa maskot Super Mario Bros gim produksi Nintendo. Lorenzo juga memberi inspirasi video game Halo: Reach, hingga disponsori pula oleh game Call of Duty, game Ghost and Advanced Warefare.

Menjadi Kawan Sekaligus Lawan Valentino Rossi
Rossi Berharap Lorenzo Jadi Pebalap Tes Yamaha di MotoGP

Lorenzo (kiri) berdialog dengan Rossi (kanan). (AFP/Karim Jaafar)

Di tim Yamaha, Valentino Rossi merupakan senior Lorenzo. Pada tahun 2010, kedua pembalap ini melalui rivalitas yang sengit lewat ajang juara dunia MotoGP yang dimenangkan Lorenzo. Pada musim 2015, di Sepang, Malaysia, keduanya sempat berseteru setelah Rossi menuduh Marc Marquez bersekongkol dalam memuluskan jalan Lorenzo menjadi juara dunia. Insiden ini menyebabkan Lorenzo pindah ke Ducati pada 2016.

Unik juga ya pembalap satu ini, Millens. Sayang banget ya harus pensiun dini. (MG26/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: